TINDAKAN KEBIRI BAGI PELAKU KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK (Kajian Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif di Indonesia)

Desy Maryani

Abstract


The government needs to re-examine the provision of additional punishment that is considered a violation of human rights violated human rights and not in accordance with Islamic Shari'a. The results of the study show that (1) the punishment of the noble violates the Shari'a of Islam so it is forbidden with three reasons: a) Islamic shari'ah has unlawfully prohibited the human being, without any dissenting opinion (khilafiyah) among fuqaha, b) Islamic shariah has set penalties for pedophile who commit acts of immorality and rape according to the details of the facts of his deeds, so that it may not (haram) carry out any kind of punishment outside the provisions of Islamic Sharia, c) in the case of the method of using a chemical injection method, namely injected estrogen hormone, from the other side, because it resulted in castrated men having physical characteristics such as women. Yet Islam has forbidden men to resemble women or vice versa women resemble men. (2) In the regulation of legal policy for perpetrators of sexual violence against children is contained in the Criminal Code and the issuance of Law no. Law No. 23 of 2002, Law no. 35 of 2014 until the issuance of Law no. 1 Year 2016 on Child Protection

Full Text:

PDF

References


Arief, Barda Nawawi, Masalah Penegakan Hukum dan Kebijakan Hukum Pidana Dalam Penanggulangan Kejahatan,(Jakarta:Kencana Prenadamedia Group, 2014)

Arief, Barda Nawawi, Pidana Mati Perspektif Global, Pembaharuan Hukum Pidana dan Alternatif Pidana Untuk Koruptor, (Semarang: Pustaka Magister, 2015)

Arief, Barda Nawawi, Tujuan dan Pedoman Pemidanaan (Perspektif Pembaharuan dan Perbandingan Hukum Pidana), (Semarang: Pustaka Magister, 2015)

Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi IV Cet. I, (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2008)

Djamil, Nasir, Anak Bukan Untuk Dihukum, Catatan Pembahasan UU Sistem Peradilan Pidana Anak (UU-SPPA), (Jakarta Timur: Sinar Grafika, 2015)

Gultom, Maidin, Perlindungan Hukum Terhadap Anak dan Perempuan, (Bandung: Refika Aditama, 2014)

Irfan, Nurul dan Masyrofah, Fiqh Jinayat, (Jakarta, AMZAH, 2016)

Lamintang, P.A.F., Hukum Penitensier Indonesia,(Bandung: Armico, 1988)

Mahfud MD, Moh., Membangun Politik Hukum Menegakkan Konstitusi, (Jakarta: LP3ES, 2006)

Marlina, Peradilan Pidana Anak di Indonesia, (Bandung: Refika Aditama009)

Marpaung, Leden, Asas-Teori-Praktik Hukum Pidana, (Jakarta: Sinar Grafika, 2005)

Munajat, Makhrus, Dekonstruksi Hukum Pidana Islam,(Yogyakarta: Logung, 2004)

Prasetyo, Eko dan Suparman Marzuki, Perempuan Dalam Wacana Pemerkosaan, (Yogyakarta: PKBI- DIY, 1997)

Prodjodikoro, Wirjono, Hukum Acara Pidana di Indonesia,(Bandung: Sumur Bandung, 1981)

Rahardjo, Satjipto, Ilmu Hukum, Cet III, (Bandung: Citra Aditya Bakti, 1991)

Rofiq, Ahmad, Hukum Perdata Indonesia, (Depok: RajaGrafindo Persada, 2015)

Saraswati, Rika, Hukum Perlindungan Anak Di Indonesia,(Bandung: Citra Aditya Bakti, 2015)

Solehuddin, M., Sistem Sanksi Dalam Hukum Pidana Ide dasar Double Track system dan Implementasinya, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2003).

Subarsono, AG., Analisa Kebijakan Publik Konsep, Teori dan Aplikasi, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2015)

Sudarto, Hukum dan Hukum Pidana, (Bandung: Alumni,1981)

Wahid, Abdul dan Muhammad Irfan, Perlindungan Terhadap Korban Kekerasan Seksual Advokasi Atas Hak Asasi Perempuan, (Bandung: Refika Aditama, 2011)

Website

Eko Priliawito, Bayu Nugraha, Muhammad Iqbal, Fakta Pembunuhan Dalam Kardus dan Jejak Agus Darmawan, Viva.co.id (diakses dari http://metro.news.viva.co.id/news/read/685292-fakta-pembunuhan-dalam-kardus-dan-jejak-agus-darmawan, Pada tanggal 16 September 2017, Pukul: 14:00 WIB)

Hendra Gunawan, Bocah Disodomi Sebelum Cabuli Korban Iwan Ritual Keris, Tribun Jakarta, (diakses dari: http://www.tribunnews.com/metropolitan/2015/09/13/sebelum-cabuli-korban-iwan-lakukan-ritual-keris, Pada Tanggal 16 September 2017, Pukul: 13:47 WIB)

Reza Gunadha, Bocah Korban Sodomi Emon Kembali Bertambah Jadi 73 Orang, Tribun Jabar, (diakses dari http://www.tribunnews.com/regional/2014/05/05/bocah-korban-sodomi-emon-kembali-bertambah-jadi-73-orang, Tanggal 16 September 2017, Pukul: 11:56 WIB)

Robertus Belarminus, Setubuhi Keponakan Berusia 13 Tahun Seorang Paman Masuk Bui,(diaksesdari:http://megapolitan.kompas.com/read/2015/08/13/1659Setubuhi.Keponakan.Berusia.13Tahun.Seorang.Paman.Masuk.Bui, Pada tanggal 16 September 2017, Pukul: 13:37 WIB)

Supriyadi Widodo Eddyono, Menguji Euforia Kebiri, hal. 17, (diakses dari jurnal dalam icjr.or.id/data/wp-content/uploads/2016/02/Menguji-Eforia-Kebiri.pdf, pada Tanggal 2 September 2017, Pukul 11:25 WIB)

Yuliardi Hardjo Putro, Kronologi Kasus Kematian Yuyun ditangan 14 ABG Bengkulu, (diakses dari http://regional.liputan6.com/read/2499720/kronologi-kasus-kematian-yuyun-di-tangan-14-abg-bengkulu, pada tanggal 16 September 2017, Pukul: 15:00 WIB)

Zachary Edmods Oswald, “Off With His....” Analyzing the Sex Disparity in Chemical Castration Sentences”, Michigan Journal of Gender and Law, Vol 19:471,2012-2013, hlm. 484, diakses dari jurnal dalam icjr.or.id/data/wp-content/uploads/2016/02/Menguji-Eforia-Kebiri.pdf, pada Tanggal 2 September 2017, Pukul 11:25 WIB


Refbacks

  • There are currently no refbacks.