PENTINGNYA PENDIDIKAN PEMUSTAKA DAN PENATAAN KOLEKSI UNTUK TEMU KEMBALI INFORMASI

- Murjoko

Abstract


Pendidikan  pemustaka  merupakan orientasi pemanfaatan jasa layanan  informasi perpustakaan agar pemustaka  dapat menggunakan perpustakaan dengan  baik dan efisien. pendidikan  tersebut harus dimiliki oleh pemustaka  agar menda- patkan pemahaman yang baik. Perpustakaan sebagai pusat informasi menyajikan koleksi dalam bentuk yang berbeda- beda. Koleksi ini akan sulit dan bahkan tidak ditemukan bila tidak ditata dan disusun secara sistematis. Penataan koleksi merupakan suatu kegiatan yang sangat  penting, dimana  dengan  adanya penataan yang baik dan  benar  selain dapat tersusun dengan rapi juga dapat memudahkan petugas melakukan pemeliharaan. Dari uraian tersebut, maka penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui pentingnya  pendidikan  pemustaka  dan penataan koleksi terhadap proses temu kembali informasi di perpustakaan UIN Sulthan  Thaha  Saifuddin Jambi.  Metode yang digunakan  dalam  penelitian  ini adalah metode  kualitatif dengan  teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Sedangkan teknis analisis data penulis berupaya dengan  jalan bekerja dengan  data,  merangkum, memilih hal - hal pokok, mem- fokuskan pada hal-hal penting, dicari tema dan polanya, agar data dapat memberikan  gambaran yang  jelas,  penyajian data   dilakukan dalam   bentuk   uraian   singkat. Hasil penelitian  menunjukkan pendidikan  pemustaka  yang dilakukan di UIN Sulthan  Thaha  Saifuddin Jambi  masih minim dilakukan,  kurang efisiennya pelaksanaannya dan  tidak semua mahasiswa  mendapatkan pendidikan  pemustaka, sebab hal ini berperan penting. penataan koleksi untuk temu kembali informasi berperan penting dalam proses penelusuran. Akan tetapi berdasarkan hasil penelitian juga menyatakan bahwa perpustakaan dalam  penataanya belum sesuai dengan  rak nya karena  masih banyak  pemustaka  yang memindahkan koleksi ke rak yang berbeda. Berdasarkan  hasil penelitian tersebut sebaiknya diadakan kegiatan pendidikan  pemustaka yang dijadwalkan dalam kalender akademik perguruan tinggi, serta mendapat dukungan penuh dari pejabat pemangku kepentingan. Hal ini akan berimbas  pada  penataan koleksi dan temu kembali informasi di perpustakaan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Keywords


pendidikan pemustaka;penataan Koleksi;temu kembali informasi.

Full Text:

PDF

References


Basuki, Sulistyo. 1991. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta: Garamedia Pustaka Utama.

Daryanto. 1985. Pengetahuan Praktis Bagi Pustakawan. Malang: Bumi AksaraHadi. Sutrisno. 2000. Metodologi Penelitian. Yog- yakarta: Andi Yogyakarta.

Darmono. 2001. Manajemen dan tata kerja Perpustakaan Sekolah. Jakarta: Grasindo.

Fjallbrant, Nancy dan Malley, Ian. 1987. User ed- ucation in Libraries. London: Clive Bingley.

Silalahi, Ulber. 2012. Metode Penelitian Sosial.Bandung: Refika Aditama.

Soeatminah. 1992. Perpustakaan Kepustakawa- nan Dan Pustakawan. Yogyakarta: Kanisius. Sutarno NS. 2006. Perpustakaan Dan Masyarakat.

Jakarta: Sagung Seto.

Subirman Musa. 2015. Pendidikan pemakai bagi mahasiswa baru di Perpustakaan Perguruan Tinggi. JUPITER Vol. XIV No. 2.

Utami, Rizki Utami; Mirmani Anon. 2009. Proses Temu Kembali Arsip Vital Izin Mendirikan Bangunan Di Kantor Arsip Daerah Kota Tangerang. Jakarta: Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan Kearsipan.

Undang –Undang Nomor 43 tentang perpusta- kaan tahun 2007.

Qolyubi, Syihabuddin. dkk. Dasar-Dasar Ilmu Perpustakaan dan Informasi . (Yogyakarta : UIN Sunan Kalijaga, 2003), hlm. 11


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed By :