Pendidikan Multikultural di Pesantren (Upaya Membendung Radikalisme di Indonesia)

Siti Mahmudah Noorhayati

Abstract


Multicultural-Based Education in Pesantren (An Effort to Stem Radicalism in Indonesia). This study examines the role of pesantren in stemming radicalism. This is due to the wave of Islamic radicalism that keeps popping up on one side and terrorism on the other hand. It has disrupted the existence of pesantren. There is even a stigma that pesantren is a hotbed of terrorism and always fosters radicalism. Based on this fact, the conclusion of this study emphasizes the role of pesantren in stemming radicalism, that must be institutionally responsive and emphasize belief and morality. Pesantren education should be multicultural based, including an understanding of religious reality. As a religious education institution capable of processing and gathering all local wisdom in the face of Islam Nusantara, it is expected to deny the world’s perception on Islam that is always identified with the religion of terror and hatred.


Keywords


multicultural education; pesantren; radicalism

Full Text:

PDF

References


al-Abrasyi, Muhammad ‘Athiyah. Dasar-dasar Pokok Pendidikan Islam, terj. Bustami A. Gani dan Djohar Bahry. Jakarta: Bulan Bintang, 1993.

Alam, Masnur. Model Pesantren Modern Sebagai Alternatif Pendidikan Masa Kini dan Mendatang. Jakarta: GP Press, 2011.

al-Attas, Syed Muhammad Naquib (ed). Aims and Objectives of Islamic Education. Jeddah: King Abdul Aziz University,1979.

Azra, Azyumardi. Pergolakan Politik Islam dari Fundamentalisme, Modernisme hingga Post-Modernisme. Jakarta: Paramadina, 1996.

Bruinessen, Martin Van. “Netherlands Paper presented at the ISIM workshop on The Madrasa in Asia,” dalam http://murtaufuq.blogspot.com/2008_09_01_archive.html.

Dhofier, Zamakhsari. Tradisi Pesantren. Jakarta: LP3ES, 1994.

Faizin, Hamam. “Pesantren Wajah Multikultural Islam Indonesia” dalam Pesantren dan Demokrasi, Jejak Demokrasi Dalam Islam. Jakarta: Titian Pena, 2010.

Hamim, Thoha. “Pesantren Sebagai Alternatif Ideal Bagi Sikap Hidup di Tengah Modernitas” dalam Tadzkirah Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 6 Th. 6, Februari 2011. Jombang: UNIPDU, 2011.

Hedari, Amin et. al. Masa Depan Pesantren: Dalam Tantangan Modernitas dan Kompleksitas Global. Jakarta: IRD Press, 2004.

http://tempo.com

Imarah, Muhammad. Fundamentalisme Dalam Perspektif Barat dan Islam, terj. Abdul Hayyie al-Kattani. Jakarta: Gema Insani Press, 1999.

Indra, Hasbi. Pesantren dan Transformasi Sosial Studi Atas Pemikiran K.H. Abdullah Syafi’ie dalam Bidang Pendidikan Islam. Jakarta: Penamadani, 2003.

Jamil, Muhsin. Membongkar Mitos Menegakkan Nalar: Pergulatan Islam Liberal versus Islam Literal. Yogayakarta: Pustaka Pelajar, 2005.

Kurzman, Charles. Wacana Islam Liberal: Pemikiran Islam Kontemporer tentang Isu-isu Global. Jakarta: Paramadina, 2001.

Ma’arif, Syamsul. Pesantren vs Kapitalisme Sekolah. Semarang: NEED’S Press, 2008.

Mahendra, Yusril Ihza. Modernisme dan Fundamentalisme dalam Politik Islam, terj. Mun’im A Sirry. Jakarta: Paramadina, 1999.

Mardianto, Pisdoni. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Nusantara, dalam http://pisdonimardianto.blogspot.com/2015.

Mastuhu. Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren Suatu Kajian Tentang Unsur dan Nilai Sistem Pendidikan Pesantren. Jakarta: INIS, 1994.

Mas’ud, Abdurrahman. Dari Haramain ke Nusantara. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2006.

Mirri, Seyyed Mohsen. Muthahhari, Antara Literalisme dan Liberalisme, http://selak.blogspot.co.id/2010/02/muthahhari-antara-literalisme-dan.html?m=1

Mutawalli. JIL Menggugat Digugat. Mataram: LKIM IAIN Mataram, 2009.

Nurhayati, Anin. Kurikulum Inovasi Telaah Terhadap Pengembangan Kurikulum Pendidikan Pesantren. Tulungagung: Teras, 2010.

Qomar, Mudjammil. Pesantren Dari Transformasi Metodologi Menuju Demokratisasi Institusi. Jakarta: Penerbit Erlangga, 2005.

Rahman, Fazlur. Islam dan Modernitas Tentang Transformasi Intelektual. Bandung: Pustaka, 2005.

Rahmat, Imdadun. Arus Baru Islam Radikal. Jakarta: Erlangga, 2005.

Rais, Amin. Cakrawala Islam. Bandung: Mizan, 1999.

Shihab, Habib Rizieq. Dialog Piagam Jakarta: Kumpulan Jawaban. Jakarta: Pustaka Ibnu Sidah, 2000.

Roibin. Relasi Agama dan Budaya Masyarakat Kontemporer. Malang: UIN Malang Press, 2009.

Rubaidi. “Negara Dan Radikalisme Agama di Indonesia” dalam Dialektika Teks Suci Agama, ed., Irwan Abdullah, dkk. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008.

Suara Hidayatullah, edisi 09.XII/Syawal 1422.

Tibi, Bassam. Ancaman Fundamentalisme: Rajutan Islam Politik Dan Kekacauan Dunia Baru. Yogyakarta: Tiara Wacana, 2000.

Turmudi, Endah dan Riza Sihbudi. Islam dan Radikalisme di Indonesia. Jakarta: LIPI Press, 2005.

Wahid, Abdurrahman. the Wall Street Journal, 30/12/2005.

Wahid, Abdurrahman. Pergulatan Negara, Agama dan Kebudayaan. Jakarta: Desantara, 2001.

www.kemenag.co.id/berita/480851/konferensi.

Zada, Khamami. Islam Radikal: Pergulatan Ormas-ormas Islam Garis Keras di Indonesia. Jakarta: Teraju, 2002.




DOI: http://dx.doi.org/10.1181/madania.v21i1.212

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Indexed By:


_______________________________________________


Creative Commons License
Jurnal Madania ini diterbitkan oleh IAIN Bengkulu dan Disebarluaskan dengan perijinan dibawah Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License..

__________________________________________________

MADANIA: JURNAL KAJIAN KEISLAMAN
Institut Agama Islam Negeri Bengkulu
Jl. Raden Fatah, Pagar Dewa Kota Bengkulu 38211
Bengkulu, Sumatra Indonesia

 


View My Stats