PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PAI ASPEK AKHLAQ BERBASIS PENDEKATAN PEMBELAJARAN DEMOKRATIK DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMPN 12 KOTA BENGKULU

Alfauzan Amin

Abstract


Aspek Pendidikan Agama yang banyak disoroti adalah menyangkut aspek muatan kurikulum atau materi pendidikan agama, sarana pendidikan agama, termasuk di dalamnya buku-buku dan bahan-bahan ajar pendidikan agama yang belum mampu membangkitkan semangat dan kesadaran beragama. Sebagai pengajar harus melalukan inovasi karena sudah menjadi tanggung jawab profesional. Kali ini akan dikaji bagaimana pembelajaran materi PAI dengan aspek akhlak dengan pendekatan demokratik. Pembelajaran dengan pendekatan demokratik berarti sistem pembelajaran ditekankan pada kegiatan yang melibatkan semua siswa dengan menekankan cara berfikir kreatif, kritis dalam mengemukakan pendapat, ide maupun gagasan sesuai dengan gaya belajar yang dimiliki dan beragam kecerdasan siswa yang meliputi kecerdasan verbal, matematik, ruang, kinestetik, musikal, kecakapan intrapsikis.Selanjutnya Model demokratik yang ditemukan dan dirancang ini berorientasi meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, ekspresi kreatif, empati dan wawasan dalam hubungan sosial. Model ini memiliki dampak pembelajaran yaitu anak dengan mudah dapat menguasai pemahaman materi agama yang sangat doktrinal sekalipun.

 

Kata Kunci: Bahan Ajar, PAI, Konsep.


References


Amin, Alfauzan, Metode dan Model Pembelajaran Agama Islam, Bengkulu, IAIN Bengkuu Press, Vanda Maecom, 2015.

Aqib, Zainal, Pendidikan Karakter di Sekolah, Membangun Karakter dan Kepribadian Anak, Bandung: Yrama Widya, Cet. 2, 2015.

Badan Pusat Statistik, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2006 ‐ 2007, Jakarta – Indonesia, Katalog BPS: 4102002.

Borg, W.R. & Gall, M.D, Educational Research, New York: Longman, 1983.

Daradjat, Zakiah, Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Bumi Aksara, Cet. 9, 2011.

Dirjen Pendidikan Tinggi, Kerangka Acuan Pendidikan Karakter Tahun Anggaran 2010, Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.

Direktorat Tenaga Kependidikan, Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu, Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Departemen Pendidikan Nasional, Penulisan Modul, Jakarta, Juni 2008.

Departemen Pendidikan Nasional, Kurikulum 2004 Standar Kompetensi Mata pelajaran Pendidikan agama Islam Sekolah Menengah Pertama dan Madrasah Tsanawiyah, Jakarta, 2013.

Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jendral Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Ketenagaan, Strategi dan Metode Pembelajaran Bernuansa Deep Dialoge and Critical Thinking (DD/CT), Malang: Pusat Pengembangan Penataran Guru IPS Dan PMP, 2006.

Doni Lickona, Thomas, Educating for Character: How Our School Can Teach Respect and Responsibility. New York, Toronto, London, Sydney, Aucland, 1991: Bantam books. 1991.

Eggen, Paul dan Don Kauchak, Strategi dan Model Pembelajaran, Mengajarkan Konten dan Keteramplan Berfikir, Jakarta: Indeks, 2012.

Frye, Mike at all. (Ed.), Character Education: Informational Handbook and Guide for Support and Implementation of the Student Citizent Act of 2001. North Carolina: Public Schools of North Carolina, 2002.

Hamalik, Oemar, Kurikulum Dan Pembelajaran, Jakarta: Bumi Aksara, 2011.

Human Development Report, The Rise of the South Human progress in a Diverse World taBE3 Inequality-adjusted, Human Development Index, Published for the United Nations Development Programme (UNDP) 1 UN Plaza, New York, NY 10017, USA 2013.

http://rimpu-cili.blogspot.com/2012/07/memahami-karakteristik-peserta-didik.html.

http://rimpu-cili.blogspot.com/2012/07/memahami-karakteristik-peserta-didik.html liha juga http://www.slideshare.net/nhoe_nurjanna/karakteristik-psikomotorik-peserta-didik. (diunduh, 21 April 2015).

http//Pembelajaran Guru. Word Press. Com/2008/05/16

Ilahi, Mohammad Takdir, Gagalnya Pendidikan Karakter, Analisis dan Solusi Pengendalian Karakte Emas Anak Didik, Yogyakarta: Aruz Media, 2014.

Joyce, Bruce dkk, Models of Teaching; Model-model Pengajaran, Jakarta: Pustaka Pelajarar, 2012.

Kamus Besar bahasa Indonesia (KBI).

Kemendikbud Kopertis Wilayah XII, Skor PISA: Posisi Indonesia Nyaris Jadi Juru Kunci, Jakarta, Kompas. http://www.kopertis12.or.id/2013/12/05/skor-pisa-posisi-indonesia-nyaris-jadi-juru-kunci.html, diunduh 18 April 2015.

Kirschenbaum, 100 Ways to Enhance Values and Morality in Schools and Youth Settings. Massachusetts: Allyn & Bacon, 1995.

Koesoema A, Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global, Jakarta: Grasindo, 2007.

Koestoer Partowisastro, Dinamika dalam Psikologi Pendidikan. (Jilid I). Jakarta: Erlangga, 1983.

Marzuki, Pendidikan Karakter Islam, Jakarta: Amzah, 2015.

Ma‘arif, Syafi‘i, Pendidikan Islam di Indonesia Antara Cita dan Fakta, Yogyakarta: Tiara.

Moh. Uzer Usman, Menjadi Guru Profesional. (Cet. XIV). Ed. II. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2002Wacana, 1991.

Muhaimin, Paradigma Pendidikan Islam Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2004.

Nana Sudjana, 2010. Evaluasi Proses dan Hasil Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksarah, 2010, h. 24.

Permendiknas No. 65 tahun 2013, Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar Dan Menengah, http://www.pendis.kemenag.go.id/ pai/file/dokumen/07.A.Salinan Permendikbud No. 65 th2013 ttg StandarProses.pdf , diunduh tanggal 17 April 2015.

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 yang berkaitan dengan Standar Proses http://www.telkomuniversity.ac.id/images/uploads/PP_No._19_Tahun_2005. pdf (diunduh 17 April 2015, 09.00 wib).

Pusat Kurikulum dan Pembukuan. (2011). Panduan Pelaksanaan Pendidikan Karakter. Jakarta. Kementerian Pendidikan Nasional

Purwadinata, 1967.

Rencana Strategis Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah (Renstra Ditjen Dikmen) 2045.

Santoso, Singgih, Statistik Multivariat, Konsep Aplikasi dengan SPSS, Jakarta, Gramedia, 2014.

Sujarwo, “Reorientasi Pengembangan Pendidikan di Era Global”, Dinamika Pendidikan, Majalah Ilmu Pendidikan, No. 02/Th.XIII September 2006.

Sugiyono, Cara Mudah Menyusun; Skripsi, Tesis, dan Disertasi, Bandung: Alfabeta, 2013.

Sunarto dan Agung Hartono, Perkembangan Peserta Didik, Jakarta: Rineka Cipta, 2013.

Tambak, Syahraini, Pendidikan Agama Islam, Konsep Metode Pembelajaran PAI, Yogyakata: Graha Ilmu, 2014.

Undang-Undang Dasar 1945 alinea ke empat.

UU No. 20/2003, Bab I Pasal Ayat 20.

Widiastuti, Hartati, Peran Guru Dalam Membentuk Siswa Berkarakter, https:// publikasiilmiahums.ac.id/bitstream/handle/123456789/1670/hartatik%20W.pd? sequence=1 (diunduh, 21 - 4– 2015).

Widoyoko, Teknik penyusunan Instrumen Penelitian, Yogyakarta, Pustaka Pelajar, 2012.




DOI: http://dx.doi.org/10.1161/.v5i3.755

DOI (PDF (Bahasa Indonesia)): http://dx.doi.org/10.1161/.v5i3.755.g672

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexing by :

    

_______________________________________________

Creative Commons License
Jurnal Madania ini diterbitkan oleh IAIN Bengkulu dan Disebarluaskan dengan perijinan dibawah Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License..

__________________________________________________

MANHAJ: JURNAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT
Institut Agama Islam Negeri Bengkulu
Jl. Raden Fatah, Pagar Dewa Kota Bengkulu 38211
Bengkulu, Sumatra Indonesia