DIALEKTIKA TRADISI SENI BEDENDANG DI KOTA BENGKULU

Salim Bella Pili

Abstract


Dalam pelaksanaannya, seni berdendang itu meliputi tiga macam kesenian, yaitu seni syair berpantun, seni tari dan seni musik. Seni berdendang ini juga mempunyai enam tahapan. Tahap pertama, Tari Berandai, yang dilakukan sebagai tari pembuka yang dilakukan oleh sepasang penari diiringi oleh seruling dilakukan dihalaman sebagai cara untuk mempersilahkan para pedendang untuk naik kepanggung. Tahap kedua, Ketapang yang berisi dari tiga macam tarian yaitu tari sapu tangan/selendang, tari gendang dan tari piring, dimana pantun-pantun mulai dibacakan, yang biasanya pantun-pantun yang menghibur, dan pantun itu dibacakan dua baris sampirannya saja dengan lagu. Tahap ketiga, Rampai-rampai yang hampir seluruhnya berisikan pantu-pantun yang dilakukan secara bersahutan dan bergiliran diiringi alat-alat musik biola, rebana, seruling, rabanga dan alat-alat musik lainnya. Tahap keempat, Senandung Suniug. Tahap kelima, Talibun yang hampir sama dengan tahap ketiga. Tahap keenam, Dendang mati dibunung, dimana tahap ini sebagai tahap penutup yang berisikan hampir sama dengan tahap kedua.

Keywords


Tradisi, Berdendang, Bengkulu.

Full Text:

PDF

References


Efwandi. 1999. Kesenian Tradisional Pada Masyarakat Bengkulu. Bengkulu: Selendang Bumi Bengkulu.

Kaplan, David. 2002.Teori Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Koentjaningrat. 1996. Pengantar Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

____________. 2009. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Mandala, Adrian. Keragaman Suku Bangsa dan Budaya Nama-nama suku bangsa di Indonesia, diakses pada tanggal 13 Agustus 2016 dengan alamathttp://www.academia.edu/6207906/Keragaman_Suku_Bangsa_dan_Budaya_Nama_nama_suku_bangsa_di_Indonesia.

Setiyanto,Agus.2015. Gerakan Sosial Masyarakat Bengkulu Abad XIX.Yogyakarta: Ombak.

Sumber Data Badan Pusat Statistik tahun 2015 tentang Wilayah dan Kependudukan.

Sumber Data Dokumen Grup Dendang Serawai Tahun 2016.

Tim Redaksi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 2000.Analisis Kebudayaan. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Tim Anggota IKAPI. 2013.Peradaban di Pantai Barat Sumatera: Perkembangan Hunian dan Budaya di Wilayah Bengkulu. Palembang: Ombak.

Tim Penyusun Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu. 2004.Bunga Rampai Melayu Bengkulu.Bengkulu: Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu.

Waridah,Siti.1997. Antropologi. Jakarta: Bumi Aksara.

Wawancara dengan Nihardi, Rapni, Sohan, Wita, Tuti, Samsuri, Agustami. Agustus 2016.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Tsaqofah dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Index By:

 Google ScholarIndonesia One Search

Garuda       

Creative Commons License 

View My Stats

Tsaqofah & Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam ini diterbitkan oleh Jurusan Adab IAIN Bengkulu dan Disebarluaskan dengan perijinan dibawah Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jl. Raden Fatah, Pagar Dewa Kota Bengkulu 38211
Bengkulu, Sumatra, Indonesia