Pertimbangan Hakim Dalam Isbat Nikah Di Pengadilan Agama Curup Ditinjau Dari Upaya Pembentukan Keluarga Sakinah

Reno Juliando

Abstract


Consideration Of The Judge On Isbat Nikah In Religious Court Of Curup Viewed From The Effort Of Establishing Harmonious Family. Marriage is one of the instinctive needs of man. To ensure the sanctity and holiness of marriage is maintained, then the state is in this case the government took over to set it up in order to achieve the purpose of marriage is essential to the necessity of recording the wedding on the authorities. But the fact in the community turned out there were people who did not record the wedding and marriage to the authorities. To resolve these problems, the state set by specifying the possibility of isbat nikah application efforts through the Religious Courts. This research is a field research in the form of case studies, using qualitative method, through a normative juridical approach. The results showed that in the case isbat nikah, a lot of consideration of the judge who did not institute the legal basis regulating this matter which is a compilation of Islamic law article 7, so a lot of determination or decision in isbat wedlock is not appropriate because it does not contain elements of fairness / philosophical certainty legal / normative or juridical and benefits / sociological. Consequently, there is underestimation on the institution of marriage by not registering the marriage, lax morality of premarital promiscuity, and leads to the difficulties materialize harmonious family.

Keywords


consideration of the judge, isbat marriage, harmonious family

Full Text:

PDF

References


Abidin, Slamet dan Aminuddin, Fiqih Munakahat 1, Bandung: Pustaka Setia, 1999, Cet. ke-1.

Abustam, M. Idrus, Peranan Keluarga Dalam Meningkatkan Kualitas Sekolah, Ujung Pandang: tanpa percetakan, 1996.

Alam, Andi Syamsu, Usia Ideal Memasuki Dunia Perkawinan, Jakarta: Kencana Mas, 2005.

Alkostar, Artidjo, Karakteristik Putusan Pengadilan Yurisprudensi, Jakarta: Ikatan Hakim Pengadilan Agama Curup Indonesia, 2013.

Anshari, Jalal ad-Din Muhammad bin Mukarram al, Lisan al Arabi, Juz IV, t.tp: t.pn, t.th.

Arikunto, Suharsimi, Prosedur Penelitian, Jakarta: Bulan Bintang, 1998.

Bâqî, Muhammad Fuad Abdu-l-, Al-Mu’jam Al-Mufahras Li Alfâzhi-l-Qur’ân, Cet. ke-3, Beirut: Dâr Al-Fikr, 1992.

Berger, Peter L, Invitation to Sociologi: A Humanistic Prospective, (alih bahasa Daniel Dhakidae), Jakarta: Inti Sarana Aksara, 1992.

Campbell, Tom, Tujuh Teori Sosial (Sketsa, Penilaian dan Perbandingan), Yogyakarta: Kanisius, 1994.

Djazuli, A, Fiqh Siyasah, Jakarta: Pranada Media, 2003, Cet. ke-2.

Friedmann, Lawrence M., The Legal System: A Social Science Prespektive, New York: Russel Foundation, 1975.

Ghazaly, Abd.Rahman, Fiqh Munakahat, Jakarta: Kencana, 2006.

Kazhim, Muhammad Nabil, Panduan Pernikahan Yang Ideal, Bandung: Irsyad Baitus Salam, 2009.

Manan, Abdul, Penerapan Hukum Acara Perdata di Lingkungan Peradilan Agama, Jakarta: Yayasan Al-Hikmah, 2000.

Manan, Bagir, Jurnal Mimbar Hukum, Jakarta: PPHIMM, 2011.

Manan, Bagir, Menjadi Hakim Pengadilan Agama Curup Yang Baik, Jakarta: Pusdiklat Teknis Peradilan Balitbang Diklat Kumdil MA-RI, 2008.

Mansyur, Cholil, Sosiologi Masyarakat Kota dan Desa, Surabaya: Usaha Nasional, 1994.

Mertokusumo, Sudikno, Hukum Acara Perdata Indonesia, Edisi VII, Yogyakarta: Liberty, 2006, Cet. ke-1.

Mudzhar, M. Atho, Pendekatan Studi Islam dalam Teori dan Praktek, Yogyakarta: Pustaka Pelajar,1998.

Mulyadi, Lilik, Putusan Hakim Pengadilan Agama Curup Dalam Hukum Acara Perdata Indonesia, Teori, Praktik Membuat dan Permasalahannya, Bandung: Citra Aditiya Bakti, 2009.

Pengadilan Tinggi Agama Makassar, Pedoman Kerja Hakim Pengadilan Agama Curup, Panitera dan Juru Sita sewilayah Pengadilan Tinggi Agama Makassar, Makassar, 2011.

Peters, A. G. dalam Ronny Hanitijo Soemitro, Study Hukum dan Masyarakat, Bandung: Alumni, 1985.

Pound, Roscoe, An Introduction to the Philosophy of Law, London: Yale University Press, t.th.

Rifai, Ahmad, Penemuan Hukum Oleh Hakim Pengadilan Agama Curup, Jakarta: Sinar Grafika, 2010.

Rahardjo, Satjipto, Pemanfaatan Ilmu Sosial Bagi Pengembangan Ilmu Hukum, Bandung: Alumni, 1977.

Salâm, Izzu-l-din ibn Abdu-l-, Qawâ’id Al-Ahkâm fî Mashâlih Al-Anâm, juz 1, t.tp: Dâr Al-Jail, 1980.

Siraj, Muhammad, “ Hukum Keluarga di Mesir dan Pakistan “ dalam Islam, Negara dan Hukum. Seri INIS XVI Kumpulan Karangan di Bawah Redaksi Johannnes den Heijer, SyamsulAnwar, Jakarta: INIS, 1993.

Soehartono, Irawan, Metode Peneltian Sosial Suatu Teknik Penelitian Bidang Kesejahteraan Sosial Lainnya, Bandung: Remaja Rosda Karya, 1999.

Soekanto, Soerjono, Pengantar Penelitian Hukum, Jakarta: UI Press, 1986.

Soemitro, Rony Hanitijo, Metode Penelitian Hukum dan Jurimetri, Jakarta: Ghalia Indonesia, 1988.

Soeroso, R, Pengantar Ilmu Hukum, Jakarta: Sinar Grafika, t.th.

Soeroso, R, Pokok-Pokok Hukum Perdata, Cet. XXXII, Jakarta: P.T. Intermasa, 2005.

Subekti, Pokok-Pokok Hukum Perdata, Cet.XV, Jakarta: Intermasa, 1980.

Suhardin, Yohanes, Penegakan Hukum Minimalis, diakses pada tanggal 30 Juli 2013, dari: http://www.mataaceh.org/info-992.html

Syarifuddin, Amir, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia Antara Fiqh Munakahat dan Undang-Undang Perkawinan, Jakarta: Kencana, 2007

Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan Dan Pengembangan Bahasa, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 1998.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam, Yogyakarta: Seri Pustaka Yustisia, 2008.

Yunus, Mahmud, Hukum Perkawinan Islam Menurut Mazhad: Sayfi’i, Hanafi, Maliki dan Hambali. Jakarta: Pustaka Mahmudiyah, 1989.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan;

Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) tanggal 10 Juni 1991 No. I Tahun 1991 tentang Penyebarluasan Kompilasi Hukum Islam (KHI).

Departemen Agama RI Provonsi Bengkulu, Buku Petunjuk Pembinaan Gerakan Keluarga Sakinah, Bengkulu: Bagian Proyek Pembinaan Keluarga Sakinah Kanwil Depag Prov. Bengkulu, 2004.

Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Penyelenggaraan Haji: D/71/1999, tentang petunjuk pelaksanaan pembinaan gerakan keluarga sakinah bab. III pasal 3.




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/qys.v1i1.236

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexing oleh :
 

  

   free web stats Qiyas Visitors