POLA RELASI SUAMI ISTRI PADA KELUARGA JAMA’AH TABLIGH DI KECAMATAN RATU SAMBAN KOTA BENGKULU PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

Fiqih Iqbal Agustadz Ilahi, Suwarjin Suwarjin, Iim Fahima

Abstract


Hasil penelitian (1) pola kepemimpinan dalam rumah tangga yang semua pasangan sepakat bahwa suami adalah pemimpin rumah tangga,(2) pola pemenuhan nafkah yang di pahami oleh keempat responden kedalam tiga bentuk, yakni pemenuhan nafkah sepenuhnya tanggung jawab suami, pemenuhan nafkah menjadi tanggung jawab bersama, pemenuhan tnafkah bukanlah kewajiban suami,(3) pola pengambilan keputusan dalam rumah tanggga yang terbagi menjadi dua hasil, yang pertama hasil musyawarah kedua pasangan, dan yang kedua, adanya dominasi salah satu pihak,(4) pola pelaksanaan kegiatan sehari-hari yang terbagi menjadi dua jenis, yakni semua pekerjaan dikerjakan bersama-sama dan adanya pembedaan peran dalam pengerjaan kegiatan tertentu,(5) pola pemeliharaan dan perlindungan yang semua pasangan sepakat bahwa perlindungan dan pemeliharaan hanyamereka sandarkan pada Allah SWT. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh analisis pola kepemimpinan jama’ah tabligh yang diberikan kepada suami adalah sesuai syari’at Islam, meskipun ada beberapa pasangan yang menganggap kepemimpinan diberikan kepada suami itu adalah bersifat simbolik. Kesimpulan dari peranan suami sebagai kepala rumah tangga adalah tetap, sedangkan istri sebagai ibu rumah tangga mengalami pergeseran karena meningkat peran diwilayah publik. Dan mengenai hak dan kewajiban suami istrri tergantung dari kesepakatan keduanya dengan melihat kondisi kesehariannya.

Keywords


Pola, Relasi, Keluarga, Jama’ah Tabligh

Full Text:

PDF

References


Al-Hafidz Ahmad bin Ali bin Hajar Al-Asqalani. Fath Al-Bari Bi Syarhi Shahih Al-Bukhari, Juz 8, Beirut: Dar Al-Fikr, 1996.

As-Subki, Ali Yusuf. Fiqih Keluarga Pedoman Berke-luarga dalam Islam, Terj. Nur Khozin, Jakarta: Amzah, 2012.

Dirjen Pembinaan Kelembagaan Agama Islam, De-partemen Agama RI,2000, Kompilasi Hukum Is-lam (KHI), Jakarta.

Hasan, Musthafa. Menyingkap Tabir Kesalahfahaman Terhadap Jama’ah Tabligh. Yogyakarta: Ash-Shaff, 1997.Hasan, Maimunah. Rumah Tangga Muslim. Yogyakarta: Bintang Cemerlang, 2001.

Junaedi Dedi, Bimbingan Perkawinan, Akapress, Jakarta, 2003.

Moh. Ali Aziz, Edisi Revisi Ilmu Dakwah, Jakarta: Prenada Media Group, 2012.

Muhammad, Husain. Fiqih Perempuan, Relasi Kiai Atas Wacana Agama dan Gender. Yogyakarta: Lkis, 2000.

M.Quraisy Shihab. Tafsir AL-Mishbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati, 2007.

Moleong, Lexy J. Metode Peneltian Kualitatif. Ban-dung: Remaja Rosda Karya, 2004.

Masyhur, Mustafa. Qudwah di jalan Dakwah, terje-mah oleh Ali Hasan. Jakarta: Citra Islami Press, 1999.

Undang-undang No. 1 tahun 1974 tentang Perkawi-nan, cet. Ke 3 tahun 2009, Bandung : Citra Um-bara Inpres Nomor 1 tahun 1991 tentang Kompi-lasi Hukum Islam di Indonesia, Jakarta : Ditjen Binbaga Islam.

Sikand,Yoginder. “Sufisme Pembaru Jamaah Tabligh Kasus Komunitas Meo di Mewat, di India”. Jakarta:Rajawali Press, 2003.




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/qys.v5i1.3025

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexing oleh :
 

  

   free web stats Qiyas Visitors