TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PENETAPAN HAKIM PENGADILAN AGAMA BENGKULU NOMOR 85/Pdt.P/2017/PA.Bn TENTANG ITSBAT NIKAH

Marhendi Marhendi, John Kenedi, Asnaini Asnaini

Abstract


Penelitian ini mengangkat permasalahan mengapa hakim menolak perkara 85/Pdt.P/2017/PA.Bn  tentang itsbat nikah dan bagaimana alasan penetapan hakim dalam perkara No. 85/Pdt.P/2017/PA.Bn tentang itsbat nikah serta bagaimana bagaimana alasan penetapan hakim dalam perkara No. 85/Pdt.P/2017/PA.Bn  tentang itsbat nikah ditinjau dari Pasal 2 UU No. 1 tahun 1974 dan KHI. Metode penelitian hukum yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan pendekatan undang-undang, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual, dan metode pengumpulan bahan hukum studi dokumenter dan tinjauan pustaka setelah data didapat kemudian dilakukan penginventarisasian terhadap bahan hukum yang berhasil dikumpulkan tersebut berdasarkan relevansinya dengan pokok masalah dengan penelitian ini kemudian dianalisis dengan deskriptif normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan hakim menolak perkara permohonan nomor 85/Pdt.P/2017/PA.Bn tentang itsbat nikah dikarenakan bertentangan dengan Pasal 9 Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 dan Pasal 40 huruf a Kompilasi hukum Islam, sehingga perkawinan tersebut dianggap tidak sah dan alasan penetapan hakim dalam perkara nomor 85/Pdt.P/2017/PA.Bn tentang itsbat nikah bahwa Hakim tidak hanya melihat atau mempertimbangkan  hukum  formil  dan  materilnya  saja,  akan  tetapi dalam  perkara  ini  hakim  mempunyai  keyakinan  yang  kuat adanya indikasi terjadinya penyelundupan hukum, serta alasan penetapan hakim dalam perkara 85/Pdt.P/2017/PA.Bn tentang itsbat nikah ditinjau dari Pasal 2 Undang-Undang No.1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan bahwa perkawinan dapat dikatakan sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya itu. Ini berarti bahwa jika suatu perkawinan telah memenuhi syarat dan rukun nikah atau ijab qabul telah dilaksanakan (bagi umat Islam), maka perkawinan tersebut adalah sah.


Keywords


Itsbat Nikah

Full Text:

PDF

References


Amiur Nuruddin dan Azhari Akmal Tarigan, Hukum Perdata Islam di Indonesia, Jakarta: Kencana, 2004.

Ali Zainudin, Hukum perdata islam di Indonesia, Jakarta, Sinar Grafika, 2006.

Abu Ahmad dan Cholid Narbuko, Metodelogi Pene-litian, Jakarta: Bumi Angkasa, 2002.

Daruddin Mohammad, Reproduksi Bayi Tabung Ditinjau Dari Hukum Kedokteran, Hukum Perdata dan Hukum Islam, Jakarta: Kalam Mulia,, 1997.

Gani Abdul, “ Perkawinan di Bawah Tangan‟. Mimbar Hukum No 23 Tahun VI, 1995.

Jasmani Mujazin, Fenomena Nikah Sirri Dalam Se-buah Negara Hukum Indonesia Dewasa Ini, http://www.pa-rembang.go.id. Diakses pada tanggal 6 November 2018 pukul 09.00 WIB.

M. Atho Mudzhar, Pendekatan Studi Islam dalam Teori dan Praktek. Pustaka Pelajar, Yogyakarta, 1998.

Peter Mahmud Marzuki. Peneltian Hukum, Cet ke-6, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2010.

Rifai Ahmad, Penemuan Hukum Oleh Hakim Dalam Perspektif Hukum Progresif, Jakarta: Sinar Gra-fika, 2010.

Sembiring Rosnidar, Hukum Keluarga, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2016.

Sudarsono, Hukum Perkawinan Nasional, Jakarta: Rineka Cipta, 2010.

Undang-Undang No 1 tahun 1974 tentangPerkawi-nan.

Wahyudi Yudian, Maqashid Syari’ah dalam Pergu-mulan Politik, Yogyakarta: Nawesea Press, 2007.




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/qys.v5i1.3028

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexing oleh :
 

  

   free web stats Qiyas Visitors