HIKMAH DI TENGAH WABAH VIRUS CORONA DALAM TINJAUAN HUKUM ISLAM

Tasri Tasri

Abstract


Tujuan dari penulisan mengetahui, mendeskdripsi, menganalisis dan memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang hikmah yang terkandung atas wabah penyakit virus corona dalam kehidupan manusia sehari-hari. Adapun hikmah atau pelajaran yang dapat diambil atas wabah virus corona diantaranya, manusia dianjurkan untuk makan dan minum yang halal, baik, sehat dan bergizi;, manusia harus memperoleh dan mengolah makanan dan minuman sesuai dengan ketentuan syariah, misalnya tidak memakan makanan yang tidak dimasak secara sempurna, tidak memakan makanan yang bisa mengundang penyakit misalnya makan tikus, ular, kelelawar dan hewan lainnya;, manusia harus menjaga kebersihan, baik kebersihan lahir dan kebersihan bathin misalnya menjaga kebersihan diri, pakaian, lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat. Manusia bisa mengendalikan emosi dan amarahnya dalam menghadapi berbagai masalah misalnya jangan mudah panik, jangan mudah terprovokasi dengan kabar atau berita yang tidak bertanggungjawab. Manusia harus banyak melakukan aktivitas positif dan menjauhi aktivitas negatif. Aktivitas positif misalnya berolahraga secara teratur, beribadah, berbuat kebaikan (sedekah, infak atau sumbangan) kepada yang membutuhkan dan aktivitas positif lainnya, sedangkan Aktivitas negatif misalnya minuman keras, perjudian, perzinaan dan aktivitas negatif lainnya. Mempertebal keimanan kita dan menyakinkan bahwa Allah SWT Maha Kuasa atas segalanya;, melaksanakan anjuran, himbauan dan perintah pemimpin (ulil amri) selama perintahnya dalam melakukan hal kebaikan;, yakin bahwa musibah atau wabah penyakit yang melanda manusia saat ini merupakan peringatan dari Allah SWT agar kita senantiasa berada dijalan-Nya;, berikhtiar, berdoa dan tawakal kepada-Nya; Dan Manusia harus yakin bahwa wabah atau musibah yang sedang melanda umat manusia saat ini akan segera berakhir dengan izin-Nya.

Keywords


virus corona, hikmah, kebersihan, pemimpin, dan lingkungan

Full Text:

PDF

References


Budiman Chandara, Ilmu Kedokteran, Jakarta : EGC, 2006.

Departemen Agama Republik Indonesia, Al-quran dan terjemahannya, Semarang: PT. Karya Toha Putra, 2002.

Rasjid Sulaiman, Fiqh Islam, Bandung : PT. Sinar Baru Algesindo, 2000.

Rifa’I Moh., Ilmu Fiqih Islam Lengkap, Semarang : CV. Toha Putra, 1978.

Soebahar Abd. Halim, Wawasan Baru Pendidikan Islam, Jakarta: Kalam Mulia, 1999.

Artikel Editor ; Rizali Posumah, Sejarah Virus Coro-na, Identifikasi Sejak 1960, Jadi Bentuk Memati-kan Seperti SARS, MERS dan COVID-19, akses melalui : https://manado.tribunnews.com/2020/03/06/sejarah-virus-corona-identifikasi-sejak-1960-jadi-bentuk-mematikan-seperti-sars-mers-dan-covid-19, tanggal 28 April 2020, pukul 19.00 WIB.

Diakses melalui, https://covid19.go.id/, tanggal 29 April 2020, pukul 09.55 WIB.

Jimmy Whitworth,. COVID-19: A Fast Evolving Pan-demic, Trans R Soc Trop Med Hyg 2020; 00: 1–2. doi:10.1093/trstmh/traa025.

Laz DD, Wabah Penyakit di Zaman Rasulullah, di-akses melalui https://zakat.or.id/wabah-penyakit-zaman-rasulullah/, pada tanggal 29 April 2020 pukul 22.00 WIB.

Mukharm, Havis Aravik, Kebijakan Nabi Muhammad SAW Menangani Wabah Penyakit Menular dan Implementasinya Dalam Konteks Menanggulangi Coronavirus Covid-19, Jakarta : Jurnal Sosial & Budaya Syar-I, FSH UIN Syarif Hidayatullah, Vol. 7 No. 3 (2020), pp.239-246, DOI: 10.15408/sjsbs.v7i3.15096, h. 242-243.

Tafsir web melalui, https://tafsirweb.com/10955-quran-surat-at-taghabun-ayat-11.html, tanggal 29 April 2020, pukul 15.00 WIB.




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/qys.v5i1.3128

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexing oleh :
 

  

   free web stats Qiyas Visitors