AKTUALISASI NILAI PANCASILA DALAM ACARA ADAT SAMMILAN PADA MASYARAKAT ADAT MAGHO SEKAPPUNG LIBO

Eka Yuliastuti, Wahyu Abdul Jafar

Abstract


Abstract: The problem examined in this research is the problem of the actualization of Pancasila values contained in the Sammilan traditional culture and its relevance to the values of local wisdom in the Batin Negara Village. This research belongs to the category of field research, and the approach used in this research is the sociological approach. Data collection techniques used were interview and documentation techniques. After conducting the research, it was concluded that the Sammilan traditional culture contains many positive values that can be applied in living the life of society and the state, the traditional culture of Sammilan is present in the midst of the people who are still very caring and caring for Indonesia in various aspects of life. In carrying out the traditional sammilan event is considered still in harmony and relevant to the values of Pancasila. The tolerance attitude of the people of Sekappung Libo is reflected if there are neighbors who are carrying out an adat event, they are not afraid without being asked to respect each other, help each other and help one another.

 

Keywords: Actualization of Pancasila Values; Indigenous Sammilan


Full Text:

PDF

References


Pustaka Acuan

Aji, Gunggung Seno. Kearifan Lokal Masyarakat Baduy Dalam Mengelola Hutan dan Lingkungannya, Tesis S2 Ilmu Kehutanan. UGM.Yogyakarta, 2003.

Arifin, Samsul. Studi Agama; Perspektif Sosiologi dan Isu-Isu Kontemporer, Malang: UMM Press, 2009.

Ariyanto, Imran Rachman, Bau Toknok. Kearifan Masyarakat Local Dalam Pengelolaan Hutan di Desa Rano Kecamatan Balaesang Tanjung, Kabupaten Donggala, Warta Rimba, Vol.2 No 2, Desember 2014

Cooley, Frank L. Mimbar dan Tahta, Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 1987

Ernawi, (2010), Harmonisasi KearifanLokal Dalam Regulasi PenataanRuang,(Online), Makalah PadaSeminar Nasional ‘UrbanCulture,Urban Future, HarmonisasiPenataan Ruang dan Budaya UntukMengoptimalkan Potensi Kota, padahttp://www.penataanruang.net,(26Desember 2013)

Francis, Wahono. 2005. Pangan, Kearifan Lokal dan Keanekaragaman Hayati. Cindelaras Pustaka Rakyat Cerdas. Yogyakarta.

Geertz, ,Kebudayaan dan Agama, Kanisius Press, Yogyakarta, 1992.

Gusmansah, Wery. Triaspolitika dalam perspektif fiqh syiasah, Jurnal Imaroh, Vol 2 No 2 Tahun 2017, h.124

Haba, John. “Revitalisasi Kearifan Lokal: Studi Resolusi Konflik di Kalimantan Barat, Maluku, dan Poso”, dalam Irwan Abdullah dkk. (ed.), Agama dan kearifan Lokal Dalam Tantangan Global, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008.

Hendriyana, Metodologi Kajian Artefak Budaya Fisik (FenomenaVisual Bidang Seni), Bandung,Sunan Ambu, 2009.

Hidayati, Deny. Memudarnya Nilai Kearifan Local Masyarakat Dalam Pengelolaan Sumber Daya Air, Jurnal Kependudukan Indonesia, Vol.11 No 1, Juni 2016

Indriastjario, Bambang Aji murtono. Kajian Kearifan Local Untuk Pengembangan Wisata Waduk Jati Barang Kota Semarang, Jurnal Modul, Vol.15 No.2 Juli-Desember 2015

Irham, Muhammad Aqil. Falsafah Piil Pesenggiri dan Kehidupan Keagamaan Masyarakat Etnis Lampung Pepadun dalam Menghadapi Transformasi Budaya Global (Studi Hubungan Nilai-nilai Budaya dan Agama), Bandar Lampung: Puslit IAIN Raden Intan Lampung, 1997.

Irianto, Sulistyowati.“Piil Pesenggiri; Modal Budaya dan Strategi Identitas Lampung”,Jurnal Sosial Humaniora, Vol. 15.No. 2, 2004.

Kurtz, LesterGods in the Global Village, California-London-New Delhi: Pine Forge Press, 1995.

Mudzhar, M. Atho.“Pluralisme, Pandangan Ideologis, dan Konflik Sosial Bernuansa Agama”, dalam Moh. Soleh Isre, Konflik Etno Religius Indonesia Kontemporer, Jakarta: Puslitbang Kehidupan Beragama, 2003.

Nurdin, A. Fauzie. Budaya Muakhi, Yogyakarta: Gama Media, 2009.

Parson, Talcott.“Teori Sistem Umum: Suatu Gerakan ke Arah Kesatuan Teori Ilmu Perilaku”, dalam Margareth M. Poloma (ed), Sosiologi Kontemporer, terj. Yasogama, Jakarta: Rajawali Pers, 2010.

Ratnawati, Pengkajian Nilai-Nilai Luhur Budaya Spiritual Bangsa Daerah Lampung, Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1992 .

Ritzer, George dan Douglas J. Goodman. Teori Sosiologi Modern, terj. Alimandan, Jakarta: Kencana, 2012.

Sudjangi (Peny.), Profil Kerukunan Hidup Umat Beragama; Bingkai Sosio-Kultural Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama di Indonesia, Jakarta: Balitbang Agama, 1997.

Sugiyono, Analisis Data Kualitatif. Penerbit Universitas Indonesia.,2011

Sularso, Revitalisasi Kearifan Local Dalam Pendidikan Dasar, Jurnal Pendidikan sekolah dasar. Vol 2 No 1, Desember 2016

Suyatno, Suyono. “Revitalisasi Kearifan Lokal Sebagai Upaya Penguatan IdentitasKeindonesiaan”,dalamhttp://badanbahasa.kemdikbud.go.id/lamanbahasa/artikel/1336

Syani, Abdul. ,Menumbuhkan Kembali Nasionalisme Melalui Nilai-Nilai kearifan Local,

Zarkasi, Ahmad. Islam dan Budaya Lampung (Aktualisasi Nilai-Nilai Budaya Lokal), Bandar Lampung: Aura Puslishing, 2014.




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/imr.v5i1.2914

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This journal is indexed by:

    

Creative Commons License

Jurnal Al Imarah ini diterbitkan oleh Fakultas Syariah IAIN Bengkulu dan disebarluaskan dengan perizinan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License..

__________________________________________________

JURNAL AL IMARAH: JURNAL PEMERINTAHAN DAN POLITIK ISLAM
Institut Agama Islam Negeri Bengkulu
Jl. Raden Fatah, Pagar Dewa Kota Bengkulu 38211
Bengkulu, Sumatra Indonesia