Book Review: Islamic International Law: Historical Foundations and Al-Shaybani’s Siyar.

Fajri Matahati Muhammadin

Abstract


Buku yang merupakan pengembangan dari Thesis Doktoral di Universitas Aberdeen (United Kingdom) ini menyoroti karya seorang ulama fiqih besar bermazhab Hanafi yaitu Muhammad bin Hasan al-Shaybani yaitu Kitab Siyar al-Kabir. Dalam khazanah fiqih Islam, karya Imam al-Shaybani adalah karya yang sangat monumental dalam fiqih siyar yang mengatur tentang hukum interaksi negara Islam dengan bangsa lain. Fiqih siyar ini sering juga disebut hukum internasional Islam (Islamic international law).

Kitab Siyar al-Kabir adalah karya yang sangat penting dalam khazanah Islam karena kemudian diadopsi oleh kekuatan-kekuatan besar Islam yaitu Kekhalifahan Abbasiyah dan juga Turki Utsmani. Mereka ini merupakan tonggak utama kekuatan Islam di hadapan dunia, dan kitab inilah yang memandu bagaimana kedua negara Islam ini berinteraksi dengan negara lain. Perlu diingat bahwa di bawah panji-panji merekalah umat Islam menjadi kekuatan besar yang disegani dunia bahkan melawan bangsa Eropa.

Full Text:

PDF

References


Islamic International Law: Historical Foundations and Al-Shaybani’s Siyar. Oleh Khaled Ramadan Bashir (2018). Gloucestershire: Edward Elgar Publishing.




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/imr.v5i2.3494

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This journal is indexed by:

     
 

Creative Commons License

Jurnal Al Imarah ini diterbitkan oleh Fakultas Syariah IAIN Bengkulu dan disebarluaskan dengan perizinan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License..

__________________________________________________

JURNAL AL IMARAH: JURNAL PEMERINTAHAN DAN POLITIK ISLAM
Institut Agama Islam Negeri Bengkulu
Jl. Raden Fatah, Pagar Dewa Kota Bengkulu 38211
Bengkulu, Sumatra Indonesia