SIKAP PEMUSTAKA TERHADAP PUSTAKAWAN SETELAH BERKOMUNIKASI DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

Musrifah Musrifah

Abstract


Perpustakaan dan pustakawan merupakan sesuatu yang tidak akan terpisahkan, seperti dua sisi mata uang, di mana ada perpustakaan, maka idealnya di situ juga harus ada pustakawan. Tugas pustakawan adalah melayani pemustaka dengan sebaik mungkin, sehingga dituntut untuk dapat mengakomodir kebutuhan pemustaka, “listen to your user”.Pemustaka merupakan sekelompok orang atau lembaga yang memanfaatkan fasilitas atau layanan suatu perpustakaan. Dalam dunia perpustakaan, apabila pustakawan ketika melayani atau berkomunikasi dengan pemustaka dinilai mempunyai kredibilitas yang tinggi dan dapat dipercaya oleh pemustaka, maka sikap pemustaka akan senang dan menerima semua informasi yang disampaikan oleh pustakawan. Sikap merupakan cara seseorang menerima atau menolak dan memberi respon baik positif maupun negatif pada sesuatu yang didasarkan pada cara dia memberikan penilaian terhadap objek tertentu yang berguna ataupun tidak bagi dirinya. Adapun komponen sikap dalam penelitian ini yaitu, pertama komponen kognitif merupakan komponen yang berkaitan dengan pengetahuan, pandangan dan keyakinan pemustaka. Kedua, komponen afektif yaitu emosi/perasaan positif seperti harapan, kesenangan, keberanian, ketenangan hati, kasih sayang dan keramahtamahan. Ketiga, komponen konatif yaitu tindakan positif seperti mendekati, menyenangi dan mengharapkan obyek (pustakawan). Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap pemustaka terhadap pustakawan setelah berkomunikasi di Perpustakaan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta memiliki nilai rerata sebesar 3,01 dalam kategori baik.

Keywords


Sikap, Pemustaka, Pustakawan, Komunikasi

Full Text:

PDF

References


Agus, Priyanto. 2009. Komunikasi dan Konseling: Aplikasi dalam Sarana Pelayanan Kesehatan Untuk Perawat dan Bidan. Jakarta: Salemba Medika.

Armando, Nina M. 2009. Psikologi Komunikasi. Jakarta: Universitas Terbuka.

Aziz, Safrudin. 2012. “Total Quality Service (TQS) Sebuah Alternatif Peningkatan Kualitas Layanan Perpustakaan Perguruan Tinggi”.Al

Maktabah: Jurnal Komunikasi dan Informasi Perpustakaan, Vol. 11, No. 1, November.

Aziz, Safrudin. 2012.Menjadi Pustakawan Progresif.Yogyakarta: Idea Press.

Azwar, Saifuddin. 1997.Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Edisi Ke-2. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset.

Effendi, Sofian, dan Tukiran. 2012. Metode Penelitian Survei. Ed. Rev.Jakarta: LP3ES.

Fatmawati, Endang. 2010.The Art of Library Ikatan Esai Bergizi Tentang Seni Mengelola Perpustakaan. Semarang: Universitas Diponegoro Semarang.

Gettasari, Christiva. 2011. “Layanan Perpustakaan Berbasis Teknologi Informasi di Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Pekalongan”. Bulletin Pustakawan Media Komunikasi dan Informasi Pustakawan.Selayang Pandang Perpustakaan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Edisi Ke 2 Th. 2011/ Mei- Agustus.

Hermawan, Rachman. Zen, Zulfikar.2006. Etika Kepustakawanan Suatu Pendekatan Terhadap Kode Etik Pustakawan Indonesia.Jakarta: CV Sagung Seto.

Indonesia, Depdikbud. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Jazimatul Husna. 2013.“Standar Pustakawan Professional di Perpustakaan”.Bulletin Sangkakala: Menyuarakan Pembaharuan dan Kemauan,Edisi Ke-Lima Belas.

Kartono,Kartini. 1991.Psikologi Sosial Untuk Manajemen Prusahaan dan Industri Jakarta: Rajawali.

Kementerian Agama RI. 2007. Al-Quran dan Terjemah Edisi Usul Fiqih. Bandung: Sygma Creative Corp.

Khotimah, Khusnul.2013.Analisis Kebutuhan dan Perilaku Pencarian Informasi Pemustaka di Perpustakaan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.Tesis.Program Studi Interdisciplinary Islamic Studies Konsentrasi Ilmu Perpustakaan dan Informasi.Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Lasa HS.2009. Kamus Kepustakawanan Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Book Publisher.

Liliweri, Alo. 2011. Komunikasi Serba Ada Serba Makna. Jakarta: Kencana.

Mar’at. 1982.Sikap Manusia Perubahan Serta Pengukuran. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Martini, Nina Ariyani dan Farida, Ida. 2010. Psikologi Perpustakaan. Jakarta: Universitas Terbuka.

Maslahah, Khoirul. Hasanah, Nushrotul. 2013. Layanan Perpustakaan Berbasis Humanism: Bunga Rampai. Surakarta: Perpustakaan IAIN Surakarta.

Nuryanti, Lusi. 2008. Psikologi Anak. Jakarta: Indeks.

Roger-Danie-S. 2008. Keajaiban Emosi Manusia: Quantum Emotion For Smart Life. Yogyakarta: Think.

Safaria, Triantoro dan Saputra, Nofran Eka. 2009. Manajemen Emosi: Sebuah Panduan Cerdas Bagaimana Mengelola Emosi Positif dalam Hidup Anda. Jakarta: Bumi Aksara.

Sarwono, Sarlito Wirawan. 1976.Pengantar Umum Psikologi. Jakarta: Bulan Bintang.

Schindler, John A. 1992. Bagaimana Menikmati Hidup 365 Hari dalam Setahun. Penerjemah: Sahat Simamora, Jakarta: Bumi Aksara.

Sukandarrumidi. 2012.Metode Penelitian: Petunjuk Praktis Untuk Peneliti Pemula. Yogyakarta: Gajahmada University Press.

Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Ed. 3. Cet-2. Jakarta: Balai Pustaka.

Undang-Undang Perpustakaan Nomor 43 Tahun 2007, Yogyakarta: Graha Ilmu.

Walgito, Bimo. 2003. Psikologi Sosial (Suatu Pengantar). ed. IV. Yogyakarta: Andi.




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/mkt.v4i2.2515

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed By : 

  

Garuda ROAD: the Directory of Open Access scholarly Resources 

      




                                 

free web stats Al Quds's Visitors