ENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN KETELADANAN GURU TERHADAP KULTUR ISLAMI DI SMA PLUS NEGERI 07 BENGKULU

Purnama Sari

Abstract


Kultur Islami sekolah adalah nilai-nilai Islam yang dominan yang di dukung oleh sekolah, serta dilakukan dengan penuh
kesadaran sebagai perilaku yang dibentuk oleh lingkungan yang menciptakan pemahaman yang sama diantara seluruh unsur
dan personil sekolah baik kepala sekolah, guru, staf, siswa dan komite. Terciptanya kultur Islami di sekolah dipengaruhi oleh
banyak faktor, diantaranya adalah kepemimpinan kepala sekolah dan teladan yang diberikan oleh guru sebagai sosok yang
menjadi model bagi para siswanya. Salah satu sekolah umum yang menerapkan kultur Islami di sekolahnya adalah SMA Plus
Negeri 07 Bengkulu, sekolah ini terlihat sedikit berbeda dengan sekolah-sekolah umum lainya, sekolah ini menerapkan nilai-
nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari di sekolah, seperti berbusana muslim, membiasakan salam, melaksanakan sholat
berjamaah di sekolah dan melaksanakan kegiatan-kegiatan keagamaan di sekolah pada saat hari-hari besar Islam. namun
meskipun demikian, sekolah ini belum terlihat maksimal dalam membentuk kultur Islami di sekolah, hal ini disebabkan
karena kurangnya peran kepala sekolah dan lemahnya keteladanan guru sebagai sosok yang selalu ditiru, salah satunya
adalah masihkurang disiplinnya guru untuk datang ke sekolah tepat waktu, dan kurangnya inovasi dari kepala sekolah dalam
membuat kebijakan-kebijakan baru yang terkait dengan masalah keagamaan. Beranjak dari permasalahan di atas, penelitian
ini ingin mengungkapkan tiga permasalahan, yaitu pertama, apakah kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh langsung
positif terhadap kultur Islami di SMA Plus Negeri 7 Bengkulu. Kedua, apakah keteladanan guru berpengaruh langsung positif
terhadap kultur Islami di SMA Plus Negeri 7 Bengkulu. Ketiga, apakah kepemimpinan kepala sekolah dan keteladanan guru
secara bersama-sama berpengaruh langsung positif terhadap kultur Islami di SMA Plus Negeri 7 Bengkulu. Tujuan dari
peneitian ini adalah untuk menguji apakah ada pengaruh langsung positif kepemimpinan kepala sekolah dan keteladanan
guru terhadap kultur Islami di SMA Plus Negeri 7 Bengkulu. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif non eksperimen.
Populasiadalah seluruh guru, staf dan siswa SMA Plus Negeri 7 Bengkulu yang berjumlah 861 orang. Dan ukuran sampel
diambil 10% dari jumlah populasi, yaitu sebanyak 90 responden. Teknik pengumpulan data dengan menggunakanangket.
Analisis hasil penelitian menggunakan statistik deskriptif, regresisederhana, dan regresi berganda dengan menggunakan
SPSS Windows Version16. berdasarkan hasil analisis diketahui terdapat pengaruh postif kepemimpinan kepala sekolah
terhadap kultur Islami di SMA Plus Negeri 7 Bengkulusebesar 50.8%. keteladanan guru berpengaruh positif terhadap
kultur Islami sebesar 62.7%. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan adanya pengaruh bersama-sama secara positif
kepemimpinan kepala sekolah dan keteladanan guru terhadap kultur Islami di SMA Plus Negeri 7 Bengkulu sebesar 66.2%.


Full Text:

PDF

References


Ahnan Maftuh Asyharie. 2005. Kumpulan Mutiara Da’wah. Surabaya: Terbit Terang

Arief Armai. 2002. Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam. Jakarta: Jakarta Pers

Arikunto Suharsimi. 2003. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara

Arikunto Suharsimi. 1990. Organisasi dan Administrasi Pendidikan . Jakrta: Rajawali Press

Asmani Jamal Ma‟mur. 2008. Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Asmani Jamal Makmur. 2008. Menanamkan Nilai-nilai Pendidikan Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Atmodiwirio Soebagio. 2000. Manajemen Pendidikan Indonesia. Jakarta:PT Ardadizya Jaya

Burhanuddi n. 1994. Analisa Administrasi Manajemen.Jakarta: Bumi Aksara

Danim Sudarwan. 2005. Menjadi Komunitas Pembelajar, Kepemimpinan Transformasional dalam Komunitas Organisasi Pembelajaran.

Jakarta: Bumi Aksara Dharma Agus. 2004. Manajemen Supervisi (Petunjuk Praktis Bagi Para Supervisor). Jakarta: Raja Grafindo Persada

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1994. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka

E. Mulyasa. 2008. Standar Kompetensi Guru dan Sertifikasi Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya

E. Mulyasa. 2007. Menjadi Kepala Sekolah Profesional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Jiharjadi Semuil dkk. 2007. To be a great leader. Yogyakarta: Penerbit Andi

Karim Muhammad. 2009. Pendidikan Kritis Transformatif. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media

Komariah Aan dan Engkoswara. 2011. Administrasi Pendidikan. Bandung: Alfabeta

Lazaruth Soewadji. 1994. Kepala Sekolah dan Tanggung Jawabnya. Yogyakarta: Kanisius

Liliweri Alo. 2009. Dasar-dasar Komunikasi Antar Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset

Marzuki. 2008. Pembentukan Kultur Akhlak Mulia di Kalangan Mahasiswa melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Yogyakarta: Lembaga Penelitian UNY

M. Dariyanto. 1998. Administrasi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta

Muhammad Kamal. 1994. Khashaish Madrasatin Nubuwwah”, Terj. Chairul Halim, Manajemen Pendidikan Islam, Jakarta: PT Fikahati Anesta

Mustofa, Bisri. 2007. Rahasia Keajaiban Shalat. Yogyakarta: Optimus

Nahwali Abdurrahman. 1992. Prinsip-prinsip dan Metode Pendidikan Islam, Dalam Keluarga, di Sekolah dan di Masyarakat. Bandung: CV Diponegoro

Naim Ngainun. 2012. Character Building Optimalisasi Peran Pendidikan dalam Pengembangan Ilmu dan

Pembentukan Karakter Bangsa. Jogyakarta: Ar Ruzz Media

Nashih Ulwan Abdullah. 1989. “Tarbiyatul-Aulad fi „l-Islam Juz II”, Terjemah Saifullah

Kamalie, Pedoman Pendidikan Anak dalam Islam. Bandung: Asy Shifa‟

Nurkolis. 2003. Manajemen Berbasis Sekolah Teori, Model, dan Aplikasi. Jakarta, PT Grasindo Pius A Partanto dan M. Dahlan Al Barry. 1994.

Kamus Ilmiah Populer. Surabaya: Arkola Purwanto Ngalim. 2005. Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Jakarta: Mutiara

Ahmadi Abu dan Rohadi Ahmad .1991. Pedoman Penyelenggaraan Administrasi Pendidikan Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara

Qomar, Mujamil. 2012. Kesadaran Pendidikan Sebuah Penentu Keberhasilan Pendidikan. Jogyakarta: Ar Ruzz Media

Riduwan. 2007. Skala Pengukuran Variabel-variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta

Setiadi Elly,dkk. 2010. Ilmu Sosial Budaya dan Dasar. Jakarta: Kencana

Soetopo Hendyat. 2002. Perilaku Organisasi, Teori dan Praktik di Bidang Pendidikan. Malang:Universitas Negeri Malang

Sugiyono. 2007. Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta

Syafaruddin. 2005. Manajemen Lembaga Pendidikan Islam. Jakarta: PT. Ciputat Press

Syaiful Sagala. 2008. Administrasi Pendidikan Kontemporer. Bandung: Alfabeta

Tafsir Ahmad. 1994. Ilmu Pendidikan Dalam Perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya

Tim Sosiologi. 2006. Sosiologi Suatu Kajian Kehidupan Masyarakat. Jakarta: Yudhistira

Triyo Supriyatno dan Marno. 2008. Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Islam. Bandung: Refika Aditama

Wahjosumidjo. 2007.Kepemimpinan Kepala Sekolah; Tinjauan Teoritik dan Permasalahannya. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Winarno dan Herminanto. 2011. Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Jakarta: Bumi Aksara

W.J.S. Poerwadarminto. 1976. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/nz.v1i3.1779

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Annizom



  

 

View My Stats