Open Access Open Access  Restricted Access Subscription Access

STRATEGI PEMBINAAN KEMANDIRIAN DAN KEDISIPLINAN SANTRI OLEH PENGASUH DI PONDOK PESANTREN DARUSALAM KOTA BENGKULU

Tri Rahayu

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pembinaan kemandirian dan kedisiplinan oleh pengasuh di pondok pesantren darussalam kota bengkulu yang memiliki strategi, kendala, serta solusi dalam proses kemandirian dan kedisiplinan santri.Jenis penelitian ini adalah penelitian Kualitatif deskriptif yang menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Rumusan penelitian ini adalah:1) Bagaimanakah strategi pembinaan kemandirian dan kedisiplinan santri oleh pengasuh di pondok pesantren darusssalam kota bengkulu? 2) Bagaimana  proses pembinaan kemandirian dan kedisiplinan santri di pondok pesantren darussalam kota bengkulu serta bagaimana solusinya? 3) Apa faktor pendukung dan penghambat proses pembinaan kemandirian dan kedisiplinan di pondok pesantren darussalam kota Bengkulu? Penelitian ini menyimpulkan bahwa : Pembinaan kemandirian dan kedisiplinan santri  perlu adanya strategi untuk membina mereka menjadi mandiri dan disiplin, strategi yang dilakukan adalah berupa cara melakukan pendekatan pada santri untuk mengetahui sifat, watak, dan perilaku santri dan santriwati dengan cara melakukan nasehat serta pendekatan dan keterbukaan antara santri dan ustadz dan ustadzahnya secara alamiah, bertujuan untuk menjadikan santri dansantriwati berakhlak, berilmu dan berkhidmah. Adapun kendala-kendala yang dihadapi yaitu: berasal dari faktor internal dan eksternal, faktor  internal yang dihadapi dalam proses pembinaan kemandirian dan kedisiplinan santri di pondok pesantren darussalam kota bengkulu yaitu, 1) Karakter santri dengan latar belakang keluarga yang berbeda, 2) Kurangnya kesadaran pada diri santri, 3) Kurangnya pengawasan dan pembiasaan disiplin dari orang tua, 4) Minimnya pengetahuan santri terhadap tata tertib pesantren. Adapun kendala-kendala secara eksternal diantaranya ialah :1)Tidak adanya pagar pembatas antara jalan raya dan pondok pesantren Darussalam kota Bengkulu,2)Pengaruh dari lingkungan tempat tinggal dan pergaulan. Adapun solusinya yaitu memberikan pemahaman ilmu agama, meningkatkan pemahaman santri tentang pentingnya mematuhi peraturan .


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.29300/nz.v6i3.4856

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

       

Index By:

Indonesia One Search

 

View My Stats