Kajian Pemerolehan Bahasa pada Anak Usia Tiga Puluh Enam Bulan

Zoni Sulaiman

Abstract


Pemerolehan bahasa pada anak usia dini merupakan masa emas yang sangat menentukan perkembangan psikologi anak. Orang tua banyak yang tidak mengetahui hambatan pemerolehan bahasa yang mungkin terjadi pada anaknya sehingga hambatan pemerolehan bahasa tidak ditangani sejak dini. Oleh karena itu, penelitian tentang pemerolehan bahasa pada anak usia 36 bulan sangat menarik untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemerolehan bahasa anak pada tataran fonologi dan rata-rata panjang ujaran pada anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik analisis kualitatif. Subjek penelitiannya adalah seorang anak perempuan berusia 36 bulan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerolehan bahasa tataran fonologi pada subjek penelitian masih terjadi ketidakfasihan atau kesalahan pelafalan berupa penggantian fonem dan pelesapan fonem pada awal dan akhir suku kata. Hambatan pemerolehan bahasa ini lebih disebabkan oleh faktor lingkungan keluarga. Rata-rata panjang ujaran 2,75, berada pada level 6, satu level lebih rendah dari anak seusianya.

Keywords


anak, kajian, pemerolehan bahasa, fonologi

Full Text:

PDF

References


Arsanti, M. (2014) Pemerolehan bahasa pada anak (kajian psikolinguistik). J. PBSI, 3 (2), 24-47

Fatmawati, S. R. (2015). Pemerolehan bahasa pertama anak menurut tinjauan psikolinguistik. J. Lentera, 18 (1), 63-75

Johan, M, & Suri, S. R. Speech disorder for the children under three years old: the study of neurolinguistics. J. Gramatika, 5 (2), 25-35

Madyawati, L. (2013). Mengoptimalkan word acquisition pada anak melalui bercerita menggunakan wayang kardus (penelitian di kota magelang dan kabupaten Magelang). J. Tarbiyatunna, 4 (1), 225-235

Nurafshan, M. H., Sadighi, F., Bagheri, M. S., & Shokrpour, N. (2014). The Role of Input in First Language Acquisition. J. International Journal of Applied Linguistics & English Literature, 3 (1), 86-91

Nurjamiaty. (2015). Pemerolehan bahasa anak usia tiga tahun berdasarkan tontonan kesukaannya ditinjau dari kontruksi semantik. J. Kultura, 42-62

Qalbi, U. S. & Nuryani. (2020). Jenis kalimat pada tuturan anak usia empat tahun: kajian sintaksis. J. Disastra, 2 (1), 50-56

Sebayang, S. K. H. (2018). Analisis pemerolehan bahasa pertama (bahasa melayu) pada anak usia 3 tahun. J. Pena Indonesia, 4 (1), 105-114

Soto-Corominas, A., Paradis, J., Rusk, B., Marinova-Todd, S., & Zhang, X. (2020). Oral language profiles of english second language learners in adolescence: cognitive and input factors influence how they compare to their monolingual peers. Cambridge University Press. J. Studies in second language acquisition.1-24. doi:10.1017/S0272263119000767

Suardi, I. P., Syahrul, R., & Asri, Y. (2019). Pemerolehan bahasa pertama pada anak usia dini. J. Obsesi, 3 (1), 265-273

Surbakti, I. & Situmorang, K. H. (2017). Acquisition planning and language acquisition by Indonesian four-year old children. J. Macrothink Institute, 9 (3), 152-165

Yanti, P. G. (2016). Pemerolehan bahasa anak: kajian aspek

fonologi pada anak usia 2 - 2,5 tahun. J. Visi, 11 (2), 131-141

Yusuf, E. B. (2016). Perkembangan dan pemerolehan bahasa anak. J. Yinyank, 11 (1), 39-60




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/disastra.v2i2.2968

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 Indexed by: 

                Hasil gambar untuk academia.edu    

 

View My Stats