BENCANA, PERLINDUNGAN SOSIAL, DAN PEREMPUAN: Studi Kasus Pasca Erupsi Merapi Di Yogyakarta

Ashadi Cahyadi

Abstract


Indonesia sebagai negara yang memiliki potensi bencana besar membutuhkan banyak diskusi dari pengalaman masa lalu. Studi ini membahas tentang strategi pemerintah, komunitas, dan masyarakat dalam membangkitkan sektor ekonomi pasca erupsi merapi di Yogyakarta. Penulis memberikan perhatian khusus pada pemberdayaan perempuan karena dianggap sebagai subyek rentan. Studi ini menggunakan metode kualitatif yang didukung oleh beberapa data yang bersifat kuantitatif. Semua bahan dipelajari secara interaktif, direduksi, kemudian intisari bacaan dikembangkan sesuai penalaran induktif. Studi ini menemukan bahwa pada awal bencana, perlindungan sosial menjadi strategi utama yang harus dilakukan. Itu berupa bantuan sosial, asuransi sosial, kebijakan pasar kerja, dan jaringan pengamanan sosial berbasis masyarakat. Kemudian, masa recovery yang telah diisi oleh perlindungan sosial harus dilanjutkan ke tahap pemberdayaan sosial. Model pendampingan menjadi strategi yang paling idel dan rasional ketika masyarakat berada pada kondisi lower classyang hanya bisa menggantungkan nasib pada negara dan swasta.


Keywords


Perlindungan sosial, pemberdayaan sosial, manajemen bencana, perempuan.

Full Text:

PDF

References


Affeltranger, B. Hidup Akrab dengan Bencana: Sebuah Tinjauan Globa tentang Inisiatif-Inisiatif Pengurangan Bencana. (Jakarta: Masyarakat Peduli Bencana Indonesia, 2006).

Goel, S. L. Ensyclopaedia of Disaster Management: Disaster Management Policy and Administration. Vol 1. (India: Deep & Deep Publiction, 2006).

Salim, A. Perubahan Sosial: Sketsa Teori dan Refleksi Metodologi Kasus Indonesia. (Yogyakarta: Tiara Wacana, 2002).

Suharto, E. Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. (Bandung: Refika Aditama, 2005).

Budiman, A. Teori Pembangunan Dunia Ketiga. (Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2000).

Chambers dalam Kartasasmita, G. Pembangunan Untuk Rakyat. (Jakarta: Pustaka Gramedia, 1996).

Hatu, R. H. Pemberdayaan dan Pendampingan Sosial dalamMasyarakat: SuatuKajian Teortis. JurnalInovasi,Vol. 7, No. 4, 2010.

Ife, J. Community Development: Creating Community Alternatives, Vision, Analysis and Practice. (Australia: Longman, 1995).

Masrukin., Sugito, T., Suswanto, B., dan Sabiq, A. Model Pemberdayaan Masyarakat Pascaerupsi Gunung Merapi di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Jurnal Komunitas, Vol. 5, No. 2, 2012.

Sumodiningrat, G. 2009. Mewujudkan Kesejahteraan Bangsa Menanggulangi Kemiskinan dengan Prinsip Pemberdayaan Masyarakat. (Jakarta : PT. Alex Media Komputindo, 2009).

Peyne, M. Social Care in The Community. (London: McMillian, 1986).

Demartoto, A. 2009. Kebutuhan Praktis dan Strategi Gender. (Surakarta: Sebelas Maret University Press, 2009).

Partini., Kusumasari, B., & Suyatna, H. Strategi Perempuan Tangguh Bencana. (Yogyakarta: Gava Media, 2014).




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/jpkth.v8i1.2057

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 EL-AFKAR : Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis



Indexing by :

Indonesia One SearchGoogle ScholarGarudaROAD: the Directory of Open Access scholarly Resources
 
 
Creative Commons License
El-Afkar: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis published by IAIN Bengkulu and disseminated through lisencing below Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License 

_________________________________________________

El-Afkar: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis
Institut Agama Islam Negeri Bengkulu
Raden Fatah Street, District of Pagar Dewa, Bengkulu City, 38211
Bengkulu, Sumatra, Indonesia