Perspektif Gender dalam Merancang Model Matematika

Hikmatul Khusna, Bayu Arry Purnomo, Subhan Ajiz Awalludin

Abstract


Gender merupakan topik yang menarik untuk dibahas karena banyaknya perbedaan yang melekat antara laki-laki dan perempuan baik secara fisik, sifat, maupun perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan pada gender dalam merancang model matematika pada siswa SMP di Tangerang. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes kemampuan pemodelan matematis yang kemudian dianalisis secara deskriptif oleh peneliti. Hasil penelitian ini menunjukan subjek perempuan lebih mampu mendeskripsikan masalah secara lengkap dan mampu memikirkan apa yang dapat dikembangkan dari masalah; dalam menyusun model matematika, subjek laki-laki mampu membuat persamaan matematika secara formal (model for), sedangkan subjek perempuan hanya menggunakan persamaan matematika secara informal (model of); karena subjek perempuan menggunakan persamaan matematika secara informal (model of) akibatnya subjek perempuan menggunakan aritmatika sederhana dalam work mathematically; karena subjek laki-laki menggunakan persamaan matematika secara formal (model for) akibatnya subjek laki-laki menggunakan metode eliminasi dan substitusi dalam work mathematically.


Keywords


Gender, Model Matematika

Full Text:

PDF

References


Feriyanto, F. (2019). Analisis Kemampuan Representasi Matematis Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Soal Program Linear Ditinjau Dari Perbedaan Gender. Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat LP4MP Universitas Islam Majapahit, d, 90–97.

Hartono, J. A., & Karnasih, I. (2017). Pentingnya Pemodelan Matematis Dalam Pembelajaran Matematika. Semnastika Unimed, 1–8.

Imamuddin, M., & Isnaniah. (2017). Kemampuan Spasial Mahasiswa Laki-laki dan Perempuan Dalam Menyelesaikan Masalah Geometri. Humanisma Journal of Gender Studies, 1(2).

Jensen, T. H. (2007). Assesing Mathematical Modelling Competency. In Mathematical Modelling (ICTMA12) Education, Engineering and Economics.

Kaiser, G., & Schwarz, B. (2010). Authentische Modellierungs probleme im Mathematikunterricht - Beispiele und Erfahrungen. Journal Fur Mathematik-Didaktik, 31(1), 51–76. https://doi.org/10.1007/s13138-010-0001-3

Karabork, M. A., & Durmus, S. (2020). Effects of Redesigned Model Eliciting Activities on Seventh Grade Students ’ Mathematics Success and Students ’ Views about These Activities. 3(2), 34–45.

MZ, Z. A. (2013). Perspektif Gender Dalam Pembelajaran Matematika. Marwah: Jurnal Perempuan, Agama Dan Jender, 12(1), 15. https://doi.org/10.24014/marwah.v12i1.511

Özdemir, E., & Üzel, D. (2018). A Case Study on Teacher Instructional Practices in Mathematical Modeling. The Online Journal of New Horizons in Education, 3(1), 1–15.

Rahmad, E., & Wijaya, A. (2020). PYTHAGORAS : Jurnal Pendidikan Matematika , 15 ( 1 ), 2020 , 100-110 Keefektifan pembelajaran matematika realistik ditinjau dari kemampuan pemodelan matematika dan prestasi belajar. 15(1), 100–110.

Riyanto, B., Zulkardi, Putri, R. I. I., & Darmawijoyo. (2019). Senior high school mathematics learning through mathematics modeling approach. Journal on Mathematics Education, 10(3), 425–444. https://doi.org/10.22342/jme.10.3.8746.425-444

Rosito, A. C. (2018). Eksplorasi perbedaan self-regulated learning ditinjau dari gender.pdf. Jurnal Psikologi Universitas HKBP Nommensen, 6(2), 302–317.

Salmina, M., & Nisa, S. K. (2018). Kemampuan Penalaran Matematis SIswa Berdasarkan Gender Pada Materi Geometri. Jurnal Numeracy, 5(April 2018), 41–48. https://doi.org/10.1093/oseo/instance.00191269

Stillman, G., & Brown, J. P. (2014). Evidence of implemented anticipation in mathematising by beginning modellers. Mathematics Education Research Journal, 26(4), 763–789. https://doi.org/10.1007/s13394-014-0119-6

Wei, W., Lu, H., Zhao, H., Chen, C., Dong, Q., & Zhou, X. (2012). Gender differences in children’s arithmetic performance are accounted for by gender differences in language abilities. Psychological Science, 23(3), 320–330. https://doi.org/10.1177/0956797611427168

Zhu, Z. (2007). Gender differences in mathematical problem solving patterns: A review of literature. International Education Journal, 8(2), 187–203.

Zulkarnaen, R. (2018). Implementasi Interpretation-Construction Design Model Terhadap Kemampuan Pemodelan Matematis Siswa SMA. 24–32.




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/equation.v4i1.4104

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Equation: Teori dan Penelitian Pendidikan Matematika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
Jurnal Equation: Teori dan Penelitian Pendidikan Matematika is published by Prodi Tadris Matematika IAIN Bengkulu. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

Jurnal Equation: Teori dan Penelitian Pendidikan Matematika

P-ISSN : 2599-3291 (print) E-ISSN : 2614-3933 (online)

 

Indexing by

Sinta

Google Scholar

Garuda

Crossref

Moraref

Base

CiteFactor

Scilit

 

 

Program Studi Tadris Matematika IAIN Bengkulu

Jl.Raden Fatah Pagar Dewa Kota Bengkulu

Telp: (+62) 812 7804 0897

Website: https://ftt.iainbengkulu.ac.id/index.php/tadris-matematika-tmtk/

Email : equation@iainbengkulu.ac.id

 

 

 

 

free web stats Jurnal Equation’s Visitors