EKSISTENSI DISPENSASI PERKAWINAN TERHADAP PELAKSANAAN PERLINDUNGAN ANAK DI INDONESIA

Abdussalam Hizbullah

Abstract


 Indonesia telah menjamin pelaksanaan perlindungan anak dengan sangat baik. Kendati demikian, pencegahan perkawinan anak sebagai salah satu bagian dari perlindungan anak tidak dapat dilakukan secara utuh dengan adanya dispensasi perkawinan usia anak. Padahal, setelah dilakukan penelitian oleh berbagai kalangan tentang pelaksanaan dispensasi perkawinan, ditemukan banyak sekali dampak buruk dari pelaksanaannya. Hal tersebut tentu saja mendukung pencegahan perkawinan di usia anak dalam rangka pelaksanaan perlindungan anak di Indonesia. Oleh karena itu, perlulah dilakukan pengkajian untuk mengetahui apakah pelaksanaan dispensasi perkawinan dapat mendegradasi pelaksanaan perlindungan anak di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan mengkaji peraturan yang termuat dalam Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perkawinan dan Undang-Undang nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif desrkriptif dan yudikatif dengan kajian pustaka. Data-data dalam penilitan ini diperoleh dari Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perkawinan dan Undang-Undang nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan, serta literatur lain yang membahas mengenai perlindungan anak dan dispensasi perkawinan. Untuk menganalisis data yang diperoleh, peneliti menggunakan model analisis Miles dan Huberman. Setelah menganalisisi data-data yang telah diperoleh, didapatilah sebuah kesimpulan yang menunjukkan bahwa pelaksanaan dispensasi perkawinan tidak dapat mendegradasikan pelaksanaan perlindungan anak di Indonesia. Dengan kata lain, perlindungan anak di Indonesia sudah seyogyanya lebih diperhatikan untuk memastikan bahwa setiap anak dapat memperoleh hak-haknya secara utuh. Sedangkan aturan mengenai pelaksanaan dispensasi perkawinan harus dikaji lebih lanjut mengenai eksistensinya terhadap perlindungan anak di Indonesia, agar pelaksanaannya tidak berbenturan dengan pelaksanaan perlindungan anak di Indonesia.

 

Kata Kunci: Perlindungan Anak, Dispensasi Perkawinan.


Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

Kamil, Ahmad dan Fauzan, Hukum Perlindungan dan Pengangkatan Anak Di Indonesia, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2008).

Gosita, Arif. Masalah Perlindungan Anak, (Jakarta : Bina Aksara, 1985).

Djamilah dan Reni Kartikawati, “Dampak Perkawinan Anak Di Indonesia”, Jurnal Studi Pemuda, III, (Mei, 2014).

Idayanti, Dwi. “Pemberian Dispensasi Menikah Oleh Pengadila Agama (Studi Kasus Di Pengadila Agama Kota Mobagu)”, Lex Privatum, II, (April, 2014)

Hardjono. Perlindungan Hukum Terhadap Anak, (Jakarta: Eresco, 2007).

Hakim, Intan Rif’atul. “Pertimbangan Hakim Terhadap Penetapan Dispensasi Kawin Di Pengadilan Agama Pacitan Pada Tahun 2016”, (skripsi, fakultas syari’ah, institut agama islam negeri (IAIN) Ponorogo, Ponorogo, 2017).

Mahfiana, Layyin. “Perlindungan Hukum Terhadap Anak Di Era Globalisasi (Antara Ide dan Realita)”, Justitia Islamica, X (Desember 2013).

Hidayat, Maya Yunita Sari “Pertimbangan Hukum Hakim Dalam Penetapan Dispensasi Perkawinan”, Jurnal Ilmu Hukum Mizan, I, (Juni, 2012).

Miles, B. Mathew dan Michael Huberman. 1992. Analisis Data Kualitatif Buku Sumber Tentang Metode-metode Baru. Jakarta: UIP

Kunardi, Muhammad dan HM Mawardi Muzamil, “Implikasi Dispensasi Perkawinan Terhadap Eksistensi Rumah Tangga Di Pengadila Agama Semarang”, Jurnal Pembaharuan Hukum, I, (Agustus, 2014).

Satjipto, Rahardjo. Ilmu Hukum, (Bandung : PT. Citra Aditya bakti, 2006)

Fitriani, Rini. “Peranan Penyelenggara Perlindungan Anak Dalam Melindungi Dan Memenuhi Hak-Hak Anak”, Jurnal Hukum Samudra Keadilan, XI (Juli-Desember 2016).

Sudrajat, Tedy. “Perlindungan Hukum terhadap Hak Anak sebagai Hak Asasi Manusia, Kanun Jurnal Ilmu Hukum”, Kanun Jurnal Ilmu Hukum, XIII, (Agustus, 2011).

Setiasih, Widihartati. “Analisis Putusan Dispensasi Nikah Di Bawah Umur Dalam Prespektif Perlindungan Perempuan”, Jurnal PPKM, III, (Agustus, 2017).

Mahendra, Ziaurrani. “Pertimbangan Dan Faktor Penyebab Hakim Mengabulkan Permohonan Dispensasi Umur Perkawinan ( Studi Dalam Perpektif Pasal 7 Ayat 2 Undang-Undang Nomer 1 Tahun 1974 Dalam Periode 2011 Sampai Dengan 2013 Di Pengadila Agama Kota Malang)”, Artikel Ilmiah Skripsi Universitas Brawijaya, 2014.

Undang - Undang dan Yurisprudensi

Ketetapan Pengadilan Agama Argamakmur tentang permohonan dispensasi perkawinan Nomor 0020/Pdt.P/2017/PA.AGM, 2017.

Undang-Undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Undang-Undang nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan

Undang-Undang Nomor 12 tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan.




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/hawapsga.v1i2.2608

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

 

 

View My Stats

Google ScholarGaruda

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.