META NARASI NILAI-NILAI RESPONSIF GENDER DALAM MATA PELAJARAN FIQH DI MADRASAH IBTIDAIYAH

Musyarrafah Sulaiman Kurdi

Abstract


Fiqh memiliki peran penting bagi kehidupan seorang muslim. Ia menjadi salah satu pondasi dalam amaliyah dengan mengafirmasi bagaimana seorang muslim bersikap dengan kategori halal, haram, mubah, makruh, dan lain sebagainya. Dalam diskursus untuk siswa Madrasah Ibtidaiyah, ilmu Fiqh merupakan ilmu yang harus dipelajari sejak dini karena  ia menjadi pondasi awal  pemahaman anak muslim dalam bersikap dengan memahami yang mana yang terpuji dan dicintai Allah, dan mana sikap atau langkah yang tidak sesuai dengan koridor ajaran Islam. Dalam barometer signifikansi, prinsip keilmuan Syar’iyyah merupakan materi doktriner  yang urgen untuk dihayati namun dilain pihak pilihan materi yang dijadikan pegangan dalam proses pembelajaran juga menjadi hal krusial untuk dikaji terlebih dalam fenomena stereotip seksisme yang dalam penyampaian agama cenderung berfaham male chauvinists. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar mata pelajaran Fiqh Madrasah Ibtidaiyah dengan melihat (1) potensi konten yang seksisme dan bias gender, dan (2) nilai-nilai yang dioptimalkan/dikembangkan dalam rangka mengembangkan semangat responsif gender di dalam skop Fiqh Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library reseach) Data yang diperoleh dianalisis berdasarkan tiga sudut model, yakni model kognisis sosial Teun A. Van Dijk untuk perspektif relasi gender, model feminis Sara Mills untuk perspektif posisi, dan model perubahan sosial Norman Fairlough untuk perspektif konten. Berdasarkan hasil analisis, kata kerja operasional ranah sikap dan pengetahuan memberi semangat responsif gender, sedangkan ranah psikomotorik (keterampilan) bisa lebih dioptimalisasikan ke arah segi posisi, konten, dan representasi feminis di dalam ilmu Syar’iyyah, yaitu nilai muqaranah dengan perspektif komparasi, nilai wasathiyyah dengan menekankan pada pendapat yang inklusif, nilai sensitive gender dengan  memunculkan potensi positif, nilai musawah (persamaan) dengan kesadaran karakteristik yang berbeda, dan nilai androgini tanpa mengaburkan identitas diri peserta didik.


Keywords


Nilai Responsif Gender; Fiqh MI.

Full Text:

PDF

References


Adz-Dzarkasyi, Badaruddin Muhammad bin Bahadur. 1988. al-Bahr al-Muhîth. Kuwait: Wizarât al-Auqaf wa asy-Syu‟un Islamiyyah

Albert, Hans. 2014. Rekonstruksi Nalar Kritis: Revitalisasi Ilmu Kritis dalam Wacana Pluralisme Teoretis. Terj. A Treatise on Critical Reason. Yogyakarta: IRCiSoD

Al, Ghazali, Al-Imam. tt. Al-Mustashfa Min ‘Ilmi Al Ushul. Kairo: Syirkahal Thiba’ah al Fanniyah al Muttahidah.

Al-Qaththan, Manna’. 1989. At-Tasyri’ wa Al-Fiqh fi Al-Islam. Beirut: Muassasah Risalah.

Al-Mahalli, Jalaluddin. 1990. Syarh Al-Waraqat. Surabaya: Al-Hidayah

Armando, Nina, dkk. 2005. Ensiklopedi Islam. Jakarta: Ictiar Baru van Hoeve.

Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : Rineka Cipta.

As-Syirazi, Abu Ishak. 2010. Al-Luma’ fî Ushûlil Fiqh. Jakarta: Darul Kutub Al-Islamiyyah

Bravo-Baumann, H., 2000. Gender and Livestock: Capitalization of Experiences on Livestock Projects and Gender. Working Document. Swiss Agency for Development and Cooperation, Bern. fao.org

Darajat, Zakiyah. 1995. Metode Khusus Pengajaran Agama Islam. Jakarta: Bumi Aksara

Darma, A. Yoce. 2013. Analisis Wacana Kritis. Bandung: Yrama Widya.

Departemen Agama RI. 2004. Kurikulum 2004 Standar Kompetensi Madrasah Ibtidaiyah. Jakarta: Dirjen Pembinaan Kelembagaan Agama Islam.

Direktorat KSKK Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. 2019. Keputusan Menteri Agama Nomor 183 Tahun 2019 tentang Kurikulum PAI dan Bahasa Arab pada Madrasah

Eriyanto. 2011. Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Media. Yogyakarta: LkiS.

Fakih, Mansour. 2008. Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: Insist Press

Hannam, June. 2007. Feminism. London: Pearson Education.

James, Susan. 1998. Feminism in Edward Craig (Ed.). Routledge Encyclopedia of Philosophy, Volume 10. London: Routledge.

Keputusan Menteri Agama Nomor 117 tahun 2014 tentang Implementasi Kurikulum 2013 di Madrasah

Khoerul, N. 2019. Bias Gender dalam Buku Teks Pendidikan Agama Islam (Analisis Konten Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri untuk Kelas II Sekolah Dasar). Doctoral dissertation, IAIN Purwokerto.

Koentjaraningrat. 1974. Kebudayaan Mentalis dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Kurdi, M. S., 2018. Madrasah Ibtidaiyah dalam Pandangan Dunia: Isu-Isu Kontemporer dan Tren dalam Pendidikan. Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI, 5(2), pp.231-248.

Kurdi, M. S., 2018. Evaluasi Implementasi Desain Pendidikan Karakter Berbasis Pendekatan Humanistik. Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 4(2), pp.125-138.

Kurdi, M.S., 2020. How To Teach Religion for Young Learners. Jurnal Hawa: Studi Pengarus Utamaan gender dan Anak. 2(2)

Kurdi, M. S., Mardiah, M., Kurdi, M. S., Usman, M. I. G., & Taslimurrahman, T. T. 2020. Speaking Activities In Madrasah Ibtidaiyah: A Meta Narrative About Character Building And Multiculturalism Point Of View. Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 12(1), 55-82.

Megawangi, Ratna. 1999. Membiarkan Berbeda? Sudut Pandang Baru tentang relasi Gender. Bandung: Mizan.

Mills, S. 1992. 'Knowing Y/our Place: Marxist Feminist Contextualised Stylistics'. Language, Text and Context. London: Routledge. Hal. 182-205.

Muawanah, Elfi. 2009. Pendidikan Gender dan Hak Asasi Manusia. Yogyakarta: Teras.

Muhammad, Husein. 2004. Islam Agama Ramah Perempuan: Pembelaan Kiai Pesantren. Yogyakarta: LkiS.

Mursyidah. 2013. Pendidikan Berbasis Kesetaraan dan Keadilan Gender. Jurnal Muwazah Volume 5 Nomor 2 Desember 2013.

Muslikatin, Siti. 2004. Feminisme dan Pemberdayaan dalam Timbangan. Jakarta: Gema Insani Press.

Isnin, Nadrawina.2018. Social Media, Religion, Gender and Politics in Malaysia: A Case of the Social Media Usage by Sarawak Muslim Female Candidates in Batang Sadong and Batang Lupar in the 2018 Malaysian General Election. Al-Albab; Vol 7, No 2. 2018: 161-172

Peraturan Menteri Agama RI Nomor 2 Tahun 2008. Jakarta: Berita Negara Republik Indonesia.

P, Herien. 2013. Konsep, Teori, dan Analisis Gender. Dept. Ilmu Keluarga & Konsumen Fakultas Ekologi Manusia. Bogor: IPB.

Rahmah, Nashihatur. 2016. Analisis Buku Fikih Madarsaah Ibtidaiyah Perspektig Gender. Studi Buku Teks Fikih Kurikulum 2013 Terbitan Kementerian Agama RI. Tesis. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Rakhmawati, R. 2019. GENDER RELATIONS IN ISLAMIC FIQH: THE QUEST FOR EQUALITY AND JUSTICE. SHIBGHAH: Journal of Muslim Societies, 1(2), 68-79.

Rasyidin, Al. 2010. Bias Gender dalam Buku Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Keislaman. Volume 7 Nomor 01, Desember 201. H. 81-114

Ratnasari, Dwi. 2017. Menggagas Pendidikan Islam Responsif Gender. Jurnal Humanika. Tahun XVII Nomor 1 September 2017

Salama, Nadlatus. 2013. Seksisme dalam Sains. Jurnal Sawwa. Volume 8 Nomor 02 edisi April 2013. H. 311-322

Sarwat, Ahmad. 2011. Seri Fiqih Kehidupan (1) Ilmu Fiqih. Jakarta: DU Publishing

Solichin, Mohammad Muchlis. 2006. Pendidikan Agama Islam Berbasis Kesetaraan Gender. Jurnal Tadris Volume 1 Nomor 1 Tahun 2006

Suaib, R. W. 2019. Pengarusutamaan Gender dalam Pembelajaran Humanis. AN-NISA: Jurnal Studi Gender dan Anak, 12(1), 629-635.

Subandi, Bambang, dkk. 2012. Studi Hukum Islam. Surabaya: IAIN Sunan Ampel Press

Umar, Nasaruddin. 2001. Argumen Kesetaraan Gender Perspektif al-Qur’an. Jakarta: Paramadina.

Walter, Natasya. 2011. Living Dolls: The Return of Sexism. Hachette UK

Walker, F. 2009. How Gender Biased is Islamic Law?. The Student Law Journal, 8, 14.

Wirawan, P. 2000. Logika dan Prosedur Penelitian, Jakarta: CV Infomedika.

www.britannica.com/topic/feminism

Zulmi, B. Nurlaili dan Refti H. Lisytani. 2017. Bias Gender dalam Buku Tematik Siswa Kurikulum 2013 (Studi Semiotika Ketidaksetaraan Gender dalam Pendidikan). Paradigma Volume 05 Nomor 3 Tahun 2017.




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/hawapsga.v2i2.3257

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

 

 

View My Stats

  

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.