Kesejahteraan Psikologis Anak Autis Ditinjau dari Layanan Bimbingan dan Konseling Berkebutuhan Khusus di Sekolah

Zubaidah Zubaidah, Prio Utomo

Sari


Autis adalah kondisi dimana seorang anak mengalami gangguan yang bersifat neurologis dimana memengaruhi kemampuan dalam berkomunikasi, pemahaman bahasa, bermain, dan kemampuan berhubungan dengan orang lain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesejahteraan psikologis anak autis ditinjau dari layanan dan bimbingan dan konseling di Sekolah. Penelitian ini menggunakan metode studi lapangan. Penelitian ini dilaksanakan di SLBN 01 Kota Bengkulu tahun 2021. Pengumpulan data menggunakan (1) Wawancara; (2) Observasi; (3) Dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan dalam memberikan layanan pada anakautis, Guru BK harus mampu mengetahui karakteristik setiap anak. Pola pelayanan ini biasanya satu murid satu Guru BK. Guru BK juga berperan menjadi pengamat perkembangan anak autis. Kesimpulan penelitian dipeoleh temuan layanan bimbingan dan konseling berkebutuhan khusus dapat dijadikan program layanan dalam upaya membantu anak autis dalam mengembangkan potensinya dan mampu mencapai tugas perkembangannya dengan mempertimbangkan tingkat kesejahteraan psikologis anak autis


Kata Kunci


Kesejahteraan psikologis; Anak autis; Bimbingan dan konseling;

Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi


Huzaemah. (2010). Kenali Autisme Sejak Dini. Pustaka Populer Obor.

Iskandar, S., & Indaryani. (2020). Peningkatan kemampuan Interaksi Sosial pada Anak Autis Melalui Terapi Bermain. Journal of Health Studies, 4(2), 12–18.

Kaplan, & Sadock. (2010). Buku Ajar Psikiatri Klinis. Ed. 2. Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Mustikasari, M. T. I., Utomo, P., Aam, A., & Zubaidah, Z. (2021). Psikoedukasi: Efektivitas Penggunaan Teknik Sosiodrama Sebagai Media Untuk Mereduksi Perilaku Agresif Verbal Siswa Menengah Pertama (SMP). Jurnal Wahana Konseling, 4(2), 99-112.

Prasetyono. (2008). Serba Serbi Anak Autis: Mengenal, Menangani, dan Mengatasinya dengan Tepat danBijak. Yogjakarta: Diva Press.

Prayogi, F., & Utomo, P. (2021). Cognitive-Behavior Modification: Kemanjuran Teknik Self-Instruction Sebagai Media Untuk Meningkatkan Motivasi Berprestasi Peserta Didik. LENTERA: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 14(1), 209–218. https://doi.org/https://doi.org/10.52217/lentera.v14i1.958

Sari, D., & Latifah, L. (2021). Analisis penatalaksanaan Interaksi Sosial pada Anak Autis dengan Menggunakan Metode Social Story di Klinik Shally Autis Center Palembang Tahun 2020. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(2), 505-510.

Speer. (2007). Recana Asuhan Perawatan Pediatrik dengan Klinikal Pathways. EGC.

Utomo, P., Atmoko, A., & Hitipeuw, I. (2018). Peningkatan Motivasi Berprestasi Siswa SMA melalui Cognitive Behavior Counseling Teknik Self-instruction dan Self-monitoring. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian Dan Pengembangan, 3(4), 416–423. https://doi.org/10.17977/jptpp.v3i4.10725

Utomo, P., Mahanani, G., & Prayogi, F. (2016). The Theoretical Model of Evaluation Program : Assisting, Developing, and Evaluating Professional Teaching (ADEPT) for School Counselors (Essence, Theoretical, and Implementation). International Conference on Education (ICE2) 2018: Education and Innovation in Science in the Digital Era, 729–738.

Utomo, P., & Sholihah, M. (2021). The effectiveness of using educational cinema techniques to increase students’ self-confidence : An experimental research. ProGCouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling, 2(2), 51–61. https://doi.org/10.21831/progcouns.v2i2.41101

Utomo, P., & Zubaidah, Z. (2020). Self-monitoring Techniques: Perbedaan Peningkatan Achievement Motivation Siswa SMA Berdasarkan Jenis Kelamin (Gender). Jurnal Hawa: Studi Pengarus Utamaan Gender dan Anak, 2(2).

Winarno, F. (2013). Autisme dan Peran pangan. Gramedia Pustaka Utama.

Yulianai, I. (2018). Konsep Psychological Wellbeing serta Implikasinya dalam Bimbingan dan Konseling. Journal of Innovative Counseling: Theory, Practice & Research, 2(2), 51–56.

Zubaidah, Z., & Utomo, P. (2021). Pola Pembelajaran dalam Layanan Bimbingan dan Konseling Terhadap Siswa Berkebutuhan Khusus (Tunagrahita) di Sekolah Luar Biasa. Jambura Guidance and Counseling Journal, 2(2), 62–73. https://doi.org/https://doi.org/10.37411/jgcj.v2i2.950




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/hawapsga.v3i1.5420

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##