Mengukur Indeks Bias Berbagai Jenis Kaca Dengan Menggunakan Prinsip Pembiasan

Faradhillah Faradhillah, silviana Hendri

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks bias berbagai jenis kaca dengan menggunakan prinsip pembiasan cahaya. Prinsip pembiasan yang digunakan dalam penelitian ini adalah prinsip Pembiasan cahaya menurut Huygens. Penelitian ini dilakukan dalam jangka waktu 14 hari yang bertempat di Laboratorium Pendidikan Fisika Prodi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah kaca flinta dan kaca korona. Penelitian ini menggunakan konsep pembiasan cahaya yang terjadi pada kaca planparalel, dengan teknik pengambilan data secara perulangan. Analisis data yang di gunakan dalam penelitaan ini adalah hukum pembiasan yang dirumuskan oleh Snellius tetang pembiasan. hasil penelitian menunjukkan bahwa kaca Korona mempunyai indeks bias 1,418 sedangkan kaca Flinta mempunyai indeks bias 1,6203, sedangkan menurut referensi kaca Korona mempunyai indeks bias 1,52 dan Flinta 1,62. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa untuk kaca Flinta terdapat perbedaan tetapi tidak terlalu signifikan sedangkan untuk kaca Korona hasil yang didapatkan sesuai dengan refensi.

Abstract:
This study aims to determine the refractive index of various types of glass using the principle of refraction of light. The principle of refraction used in this study is the principle of refraction of light according to Huygens. This research was conducted within a period of 14 days at the Physics Education Laboratory, Physics Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Syiah Kuala University. The samples in this study were flint glass and corona glass. This study uses the concept of refraction of light that occurs in plan parallel glass, with looping data retrieval techniques. The data analysis used in this study is refraction law formulated by Snellius about refraction. The results showed that the Corona glass has a refractive index of 1.418 while the Flint glass has a refractive index of 1.6203, whereas according to the reference the Corona glass has a refractive index of 1.52 and Flint 1.62. From the results of the study, it can be concluded that for the Flint glass there are differences but not too significant while for the Korona glass the
. Results obtained are in accordance with the reference.



References


Alonso, Marcelo. 1994. Dasar-dasar Fisika Universitas Edisi Kedua Jilid 2. Jakarta: Erlangga

Bueche, Frederick J. 1999. Seri Buku Schaum, Teori dan Soal-soal Fisika Edisi Kedelapan. Jakarta: Erlangga

Giancoli, Douglas C. 2001. Fisika Dasar Edisi Kelima Jilid 2. Jakarta: Erlangga

Kanginan, Marthen. Fisika Untuk SMA Kelas X. Jakarta: Erlangga

Kasli, Elisa. 2010. Modul Kuliah Optik. Program Studi Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh

Tipler, Paul A. Fisika Dasar Untuk Sain dan Teknik Edisi ketiga Jilid 2. Jakarta: Erlangga

Young dan Freedman. 2003. Fisika Universitas Edisi Kesepuluh Jilid 1. Jakarta: Erlangga




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/ijisedu.v1i2.1959

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 IJIS Edu : Indonesian Journal Of Integrated Science Education

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

IJIS Edu: Indonesian Journal of Integrated Science Education
ijis.edu@iainbengkulu.ac.id

 

Lantai 2 Fakultas Tarbiyah dan Tadris
Institut Agama Islam Negeri ( IAIN ) Bengkulu
Jl. Raden Fatah Kel. Pagar Dewa Kec. Selebar Kota Bengkulu

 

  Creative Commons License
IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education ini diterbitkan oleh IAIN Bengkulu dan Disebarluaskan dengan perijinan dibawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.  

Google ScholarBielefeld Academic Search Engine (BASE)GarudaIndonesia One SearchROAD: the Directory of Open Access scholarly Resources