Strategi Pelestarian Kesenian Tradisional Dongkrek Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler

Titalia Disa Rahmasari, Bagas Narendra Parahita, Danang Purwanto

Abstract


Kesenian Dongkrek merupakan seni tradisi yang berasal dari Kabupaten Madiun yang dilakukan masyarakat setempat sebagai bentuk tradisi mengusir tolak bala. Kesenian ini menjadi identitas Kabupaten Madiun yang perlu dilestarikan dan diperkenalkan kepada generasi muda melalui dunia pendidikan. Salah satu upaya untuk melestarikan Kesenian tersebut dengan melibatkan siswa ke dalam kegiatan Kesenian Dongkrek. Secara khusus penelitian ini dilakukan untuk mengkaji strategi kebudayaan yang dilakukan SMP Negeri 1 Balerejo Kabupaten Madiun dalam melestarikan Kesenian Dongkrek melalui kegiatan ekstrakurikuler. Landasan teori pada penelitian ini menggunakan teori strategi kebudayaan oleh Van Peursen. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan pada penelitian ini merupakan guru pembina Kesenian Dongkrek, kepala sekolah, dan anggota tim Dongkrek dari siswa SMP Negeri 1 Balerejo. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahap mistis masyarakat percaya untuk mengusir tolak bala harus melakukan Kesenian Dongkrek, namun ada beberapa masyarakat yang menganggap hal tersebut adalah musyrik. Kemudian, pada tahap ontologis masyarakat dan lembaga pendidikan mulai memperkenalkan Kesenian Dongkrek sebagai simbol warisan budaya daerah. Tahap fungsionalis masyarakat mulai mengembangkan Kesenian Dongkrek menjadi seni pertunjukkan. Temuan pada penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber referensi penelitian selanjutnya dan menjadi materi bahan ajar terkait budaya Indonesia.


Keywords


Pelestarian; Kesenian Dongkrek; Ekstrakurikuler.

Full Text:

PDF

References


Aisara, F., Nursaptini, N., & Widodo, A. (2020). Melestarikan Kembali Budaya Lokal melalui Kegiatan Ekstrakulikuler untuk Anak Usia Sekolah Dasar. Cakrawala Jurnal Penelitian Sosial, 9(2), 149–166. https://ejournal.uksw.edu/cakrawala/article/view/4411

Arifudin, O. (2022). Optimalisasi Kegiatan Ekstrakurikuler dalam Membina Karakter Peserta Didik. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(3), 829–837. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i3.492

Creswell, J. D., & Creswell, J. W. (2017). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications.

Elvandari, E. (2020). Published by Jurusan Sendratasik FBS Unesa Efita Elvandari SISTEM PEWARISAN SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN SENI TRADISI. Sistem Pewarisan Sebagai Upaya Pelestarian Seni Tradisi, 3(1), 93–104. https://journal.unesa.ac.id/index.php/geter/index

Firdaus, E. N., & Sukmawan, S. (2021). Peranan Sandur Kembang Desa Dalam Pelestarian Kesenian Sandur Di Bojonegoro, Jawa Timur. HUMANIKA, 28(1), 17-28. 10.14710/humanika.v28i1.35771.

Gunawan, A. (2021). Makna Simbolik Musik Daak Maraaq dan Daak Hudoq dalam Upacara Hudoq Bahau di Samarinda Kalimantan Timur. Resital: Jurnal Seni Pertunjukan, 21(2), 113–126. https://doi.org/10.24821/resital.v21i2.4462

Hanif, M. (2021). Kearifan Lokal Masyarakat Kabupaten Madiun Dalam Menyikapi Pandemi Covid-19. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 23(1), 27. https://doi.org/10.25077/jantro.v23.n1.p27-36.2021

Hartoko, Dick. 1988. Strategi Kebudayaan (Terj.). Van Peursen. Strategie van de Cultuur. Kanisius: Yogyakarta.

Jazuli, M., Slamet, M. D., & Paranti, L. (2020). Bentuk dan gaya kesenian barongan Blora. Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni, 15(1), 12-19.

Kristiana, R., Yuhastina, Y., & Rahman, A. (2022). Strategi Kultural Pelestarian Barongan Blora di Kabupaten Blora (Studi Kasus di Sanggar Barongan Risang Guntur Seto). Ijd-Demos, 4(3), 1172–1178. https://doi.org/10.37950/ijd.v4i3.333

Lagarense, B. E., Tombeng, M., & Kadamehang, G. (2023). Analisis upacara adat perkawinan tanimbar sebagai atraksi wisata budaya di kabupaten maluku barat. Jurnal Ilmu Pariwisata, 2(1), 139–157. http://stpmanado.ac.id/jurhos/index.php/jip/article/view/39%0A

Mangoensong, H. R. B., & Yanuartuti, S. (2020). Mitis dan Ontologi sebagai Kekayaan Kajian Seni Tari. Gondang: Jurnal Seni Dan Budaya, 4(2), 152. https://doi.org/10.24114/gondang.v4i2.18317

Moleong, Lexy J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif, Edisi Revisi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Munif, A. (2018). Potret Masyarakat Multikultural di Indonesia. Journal Multicultural of Islamic Education, 2(1), 1–10. https://jurnal.yudharta.ac.id/v2/index.php/ims/article/view/1219

Nahak, H. M. . (2019). Upaya Melestarikan Budaya Indonesia Di Era Globalisasi. Jurnal Sosiologi Nusantara, 5(1), 65–76. https://doi.org/10.33369/jsn.5.1.65-76

Nurhasanah, L., Siburian, B. P., & Fitriana, J. A. (2021). Pengaruh Globalisasi Terhadap Minat Generasi Muda Dalam Melestarikan Kesenian Tradisional Indonesia. Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 31–39. https://doi.org/10.33061/jgz.v10i2.5616

Pertiwi, N. D., & Sudrajat, A. (2022). Nilai Karakter Budaya Seni Reog Ponorogo pada Kegiatan Ektrakurikuler di Sekolah. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 8(1), 191. https://doi.org/10.32884/ideas.v8i1.515

Rizqi Amanda, Ari Widyaningrum, H. W. (2019). Ekstrakurikuler Seni Tari Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Lokal Di Sd Negeri Sawah Besar 02. Elementary School: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Ke-SD-An, 6(2), 105–111. https://journal.upy.ac.id/index.php/es/article/view/268/176%0Ahttps://journal.upy.ac.id/index.php/es/article/view/268

Siswadi, G. A. (2022). Tradisi Ogoh-Ogoh Di Bali Dalam Tinjauan Kritis Filsafat Kebudayaan Cornelis Anthonie Van Peursen. Genta Hredaya: Media Informasi Ilmiah Jurusan Brahma Widya STAHN Mpu Kuturan Singaraja, 6(1), 88. https://doi.org/10.55115/gentahredaya.v6i1.2305

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung : Alfabeta.

Taufik, Hakim, M. I., & Zulkifli, M. (2022). Strategi Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru. Jurnal Kependidikan Dan Pemikiran Islam, 1(2), 11–19. https://ojs.kopertais14.or.id/index.php/nahdlatain/article/view/96

Tresna Panji, I. G. N. A. (2022). Upacara Tumpek Wariga di Bali Dalam Perspektif Teori Kebudayaan Van Peursen. Braz Dent J., 33(1), 1–12.

Yassa, S., Hasby, M., & Wahyono, E. (2021). Strategi Pembelajaran Budaya dan Sistem Kepercayaan Masyarakat Bugis, Dari Mitos ke Logos, Dan Fungsional (Suatu Tinjauan Filsafat Budaya C.A. Van Peursen). Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 7(2), 797–813.




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/ijsse.v5i2.11062

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Titalia Disa Rahmasari

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE)
Lantai 2 Gedung Pelatihan 
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Jl. Raden Fatah Kel. Pagar Dewa Kec. Selebar Kota Bengkulu

P-ISSN 2655-6588
E-ISSN 2655-6278

jurnal_jpipsi@iainbengkulu.ac.id

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.