Local Wisdom for Character Education: A Study of Character Values in Tabot Tradition in Bengkulu

Een Syaputra

Abstract


ABSTRACT: 

TABOT ceremony is an annual event, which is done by the people of Bengkulu, particularly by the Sippai tribe, to memorize the death of Husein bin Ali bin Abi Talib, the grandson of Prophet Muhammad, in Karbala war in 61 Hijri or 681 AD. In this article, the discussion will focus on the activities of the Tabot Ritual Ceremony, especially regarding the values of character education contained in. This research used a descriptive qualitative method. The data collection is done by doing a literature study, then analyzed it using qualitative data analysis. Based on research that has been done, the result showed that Tabot Ritual Ceremony in Bengkulu is full of character values; symbolized from the equipment used, the philosophical foundation in each activity, and values that are reflected in the activities undertaken. From what has been found, the character values contained in Tabot Ritual Ceremonies are religious values, the spirit of struggle, love peace, brotherhood, hard work, self, love of the homeland, caring culture, and responsibility, which fits the character education proposed by the curriculum centre of Indonesia.

ABSTRAK:

Tradisi TABOT merupakan acara rutin yang diselenggarakan oleh masyarakat Bengkulu, khsusnya suku Sipai, untuk mengenang kematian Husein bin Ali bin Ali Thalib, cucu Nabi Muhammad dalam perang Karbala pada tahun 681 H. Dalam artikel ini, pembahasan akan berfokus pada srangkaian aktivitas dalam ritual Tabot, khususnya mengenai muatan nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literature dan dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil studi, ditemukan bahwa Tabot adalah tradisi yang syarat akan nilai-nilai karakter, yakni sebagaimana tercermin dari peralatan yang digunakan, tujuan dasar dari aktivitas yang dilakukan dan nilai-nilai yang tercermin dari aktivitas yang dilakukan. Adapun nilai-nilai pendidikan karakter yang trekandung dalam tradisi Tabot adalah nilai religious, semangat perjuangan, cinta damai, persaudaraan, kerja keras, mendiri, cinta tanah air, dan tanggung jawab.


Keywords


Local Wisdom; Character Education; Tabot Tradition; Bengkulu

Full Text:

PDF

References


Dahri, Harapandi. (2009). Tabot: Jejak Cinta Keluarga Nabi di Bengkulu. Jakarta: Penerbit Citra.

Depdikbud RI. (2010). Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bnagsa: Pdeoman Sekolah. Jakarta: Depdikbud RI.

Depdikbud RI. (2010). Kerangka Acuan Pendidikan Karakter Tahun 2010. Jakarta: Kemendikbud RI.

Hamidy, Badrul Munir, dkk. (1992). Upacara Tradisional Daerah Bengkulu: Upacara Tabot di Kotamadya Bengkulu. Jakarta: Depdikbud

Ratna, Nyoman Kuta. (2014). Peranan Karya Sastra, Seni dan Budaya dalam pendidikan Karakter. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rohimin, dkk. (2009). Penyerapan Nilai-Nilai Budaya Lokal dalam Kehidupan Beragama di Bengkulu: Studi tentang Tradisi Tabot di Bengkulu. Dalam “Harmonisasi Agama dan Budaya di Indonesia Jilid II”. Jakarta: Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta.

Sariyatun. (2013). Pengembangan Model Pendidikan Nilai Budaya di SMP Berbasis Tradisi Seni Batik Klasik Surakarta. Paramita: Historical Studies Journal, 23 (2), 230-241.

Setiyanto, Agus. (2001). BU.SE.RA. Bengkulu. Bengkulu: Lemlit UNIB Press.

Sibrani, R. (2013). Foklore sebagai Media dan Sumber Pendidikan: Sebuah Ancangan Kurikulum dalam Pembentukan Karakter Siswa Berbasis Nilai Budaya Batak Toba. In Suwardi Endaswara (Ed). Foklore Nusantara: Hakikat, Bentuk dan Fungsi. Yogyakarta: Ombak.

Sudrajat, A. (2011). Mengapa Pendidikan Karakter? Jurnal Pendidikan Karakter, 1 (1), 47-58.

Zed, Mestika. (2012). Peran Sejarah dalam Menggali Kearifan Lokal Sebagai Warisan Budaya Bangsa. Makalah dalam Seminar Nasional IKAHIMSI. Padang , 16 April 2012.

Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Obor.




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/ijsse.v1i2.2245

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE)
Lantai 2 Fakultas Tarbiyah dan Tadris
Institut Agama Islam Negeri Bengkulu
Jl. Raden Fatah Kel. Pagar Dewa Kec. Selebar Kota Bengkulu

P-ISSN 2655-6588
E-ISSN 2655-6278

jurnal_jpipsi@iainbengkulu.ac.id

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.