Peran Lembaga Sosial Keagamaan di Kota Bengkulu dalam Penguatan Fungsi Keluarga

Samsudin Samsudin

Abstract


Gelombang modernisasi global telah mempengaruhi terjadinya perubahan sosial makro dan berdampak kepada terjadinya perubahan pada fungsi-fungsi keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peran yang dilakukan oleh Lembaga Sosial Keagamaan (Islam) dalam upaya penguatan fungsi keluarga yang telah mengalami perubahan di Kota Bengkulu. Dengan menerapkan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan sosialogis, lembaga sosial keagamaan Islam di Kota Bengkulu melaksanakan perannya melalui aktifitas dakwah Islamiyah dan fatwa untuk menguatkan efektifitas fungsi-fungsi keluarga yang telah mengalami perubahan, yakni fungsi biologis seksual, reproduksi, afeksi, perlindungan, sosialisasi/pendidikan, ekonomis, rekreasi, dan fungsi keagamaan.


Keywords


Perubahan Fungsi Keluarga; Peran Lembaga Sosial Keagamaan; Bengkulu

Full Text:

PDF

References


Ali Riyadi, Ahmad, Disertasi; Gerakan Pembaharuan Islam KaumMuda Nahdlatul Ulama (NU) di Indonesia 1990-2005, Yogyakarta: UIN Sunan Kali Jaga Program Pasca Sarjana, 2006.

Aripudin, Acep, Pengembangan Metode Dakwah, Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada, 2011.

Anggaran Dasar Muhammadiyah, Yogyakarta: PP Muhammadiyah, 2005.

Bisri, Mustofa dan Elisa Vindi Maharani, Kamus Lengkap Sosiologi, Yogyakarta: Panji Pustaka, 2008.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 1988.

Esposito, John L., Islam Warna Warni; Ragam Ekspresi Menuju Jalan Lurus, Terj. Arif Maftuhin, M. Ag., Jakarta: Paramadina, 1998.

https://media.neliti.com/media/publications/250587-none-00b605ab.pdf (dikitp pada Kamis 28 Maei 2020 pukul 20.40 WIB.

https://media.neliti.com/media/publications/217391-peran-ulama-nahdlatul-ulama-dalam-menyia.pdf. (dikitp pada Kamis 28 Maei 2020 pukul 20.55 WIB).

Jurnal Dimensia, Jurnal Kajian Sosial. Vol. 7 No. 1, 2018. eISSN : 2654-9344 . pISSN : 1978-192X. https://journal.uny.ac.id/index.php/dimensia/article/view/21053. Dikutip pada Kamis 28 Mei 2020 Pukul 21.05. WIB).

Haidar, M. Ali, Nahdlatul Ulama dan Islam di Indonesia, Jakarta: Gramedia, 1994.

Mohammad Sodiq, Gejolak Santri Kota: Aktivitas Muda NU Merambah Jalan Lain, Yogyakarta: Tiara Wacana, 2000.

Hasan, Nur, Ijtihad Politik NU: Kajian Folosofis Visi Sosial dan Moral Pilitik NU dalam Upaya Pemaberdayaan ‘Civil Society’, Yogyakarta: Manhaj, 2010.

Harahap, Rindom,“Implikasi Poligami Dalam Rangka Mempertahankan Keutuhan Rumah Tangga bagi Perempuan di Kota Bengkulu”, Manhaj, Jurnal Penelitian P3M, Vol. III, Nomor 1, Tahun 2008, (Bengkulu: Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAIN Bengkulu, 2008.

Hidayat, Samsul (Disertasi), Pemikiran Muhammadiyah tentang Pliralitas Budaya, Yogyakarta: PPs UIN Sunan Kali Jaga, 2010.

Kontjaraningrat. Pengantar Antropologi I, Jakarta: Rineka Cipta, 1996.

Majelis Diktilitbang dan LPI PP Muhammadiyah, 1 Abad Muhammadiyah; Gagasan Pembaharuan Sosial Keagamaan, Jakarta: Kompas Media Nusantara, 2010.

Martono, Nanang. Sosiologi Perubahan Sosial; Perspektif Klasik, Modern, Posmodern, dan Poskolonial, Jakarta: Rajawali Pers, 2011.

Muhammad, Husen, “Tradisi Istinbath; Sebuah Kritik”, dalam Tashwirul Afkar, Edisi No. 4 Tahun 1999, hlm. 66. M. Ishom El-Saha, “Epistimologi Hukum Islam Perspektif NU”, dalam Tashwirul Afkar, Edisi No. 12 Tahun 2002.

Narwoko, Dwi dan Suyanto (ed.), Sosiologi Teks Pengantar dan Terapan, Jakarta, Kencana Prenada Media Group, 2007.

PB. Horton, dan C.L. Hunt, Sosiologi, Jilid II, Terj. Amiruddin Ram, Jakarta: Erlangga, 1992.

Pedoman Muhammadiyah, Yogyakarta: PPM BPK, 1990.

Rahmat, Jalaluddin, Islam Alternatif, Bandung: Mizan, 1986.

Rahman, Fazlur, Muhammad Encyclopedia of Seerah, vol I, London: The Muslim Truyst, 1985.

Soekanto, Soerjono, Sosiologi Suatu Pengantar, Jakarta: Rajawali Pres, 1990.

Sutrisno, Pendidikan Islam yang Menghidupkan (Studi Kritis terhadap Pemikiran Pendidikan Fazlur Rahman): Yogyakarta: Kota Kembang, 2008.

Spradley, James , The EthnograPhic Intervew, (Metode Etnografi), Terj. Misbah Zulfa Elizabeth, Yogyakarta: Tiara Wacana, 2007.

Taryati, dkk., Pembinaan Budaya Dalam Lingkungan Keluarga, Yogyakarta: Kanwil Depdikbud DI Yogyakarta, 1995.

Thohari, Hajriyanto Y, Muhammadiyah dan Pergulatan Politik Islam Modernis. (Jakarta: PSAP Muhammadiyah, 2005.

Undang Undang Nomor 8 Tahun 1985 tentang Organisasi Sosial Kemasyarakatan (ORSOSMAS).

Undang undang Nomor 10 Tahun 1992 tentang Kependudukan dan Keluarga.

W. J.S. Poerwadarminta, Kamus Umum Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 1991.

X.

Wawancara dengan Responden 1.

Wawancara dengan Responden 2.

Wawancara dengan Responden 3.

Wawancara dengan Responden 4.

Wawancara dengan Responden 5.

Wawancara dengan Responden 6.

Wawancara dengan Responden 7.

Wawancara dengan Responden 8.

Zahro, Ahmad, Tradisi Ilntelektual NU: Lajnah Bahtsul Mastaail 1926-1999, Yogyakarta: LKiS, 2004.




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/ijsse.v2i2.3542

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE)
Lantai 2 Fakultas Tarbiyah dan Tadris
Institut Agama Islam Negeri Bengkulu
Jl. Raden Fatah Kel. Pagar Dewa Kec. Selebar Kota Bengkulu

P-ISSN 2655-6588
E-ISSN 2655-6278

jurnal_jpipsi@iainbengkulu.ac.id

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.