The Use of Economic Jargon as A Method of Quranic Education for Business People

Hery Noer Aly, Bustomi Bustomi

Abstract


This study elaborates on the background of why the Quran uses economic jargons in conveying its meanings (maqâshid).The study was driven by the fact that the Quran is intended for all human beings with various social strata and professions, gender, age level, race, language, and so on; not just for business people. Another fact shows that the Quran in a not too long period of time has received significant acceptance from the wider community and gradually from the world community until now. This raises the suspicion that the jargons used by the Quran are indeed relevant to the culture of society when the Quran was revealed and even to human nature as homo economicus.This study uses a linguistic approach combined with a socio-cultural context (at-adab al-ijtima’i), and content analysis of relevant references, especially books of interpretation (kutub at-tafsîr).The results of the study reveal that the community when the Quran was revealed, namely the Quraysh, was a business community which of course had its own lingua franca. In conveying its meanings, the Quran uses, among other things, economic jargons such as tijârah (commerce), rabiha (profit), and khasira (loss). This use is certainly relevant to the socio-cultural context of the community and brings them closer to understanding the Quran. It also reveals that from an educational point of view, the Quran has its own method of conveying its teachings, which is called the Quranic method (al-uslûb al-Qur’ani).

 

Studi ini mengelaborasi latar belakang mengapa Alquran menggunakan jargon-jargon ekonomi di dalam menyampaikan maksud-maksudnya (maqâshid). Studi tersebut didorong oleh kenyataan bahwa Alquran diperuntukkan bagi semua umat manusia dengan berbagai strata sosial dan profesinya, jenis kelamin, tingkatan usia, ras, bahasa, dan sebagainya; bukan untuk kalangan pelaku bisnis saja. Kenyataan lain menunjukkan bahwa Alquran dalam kurun waktu tidak terlalu lama telah mendapat penerimaan yang signifikan dari masyarakat luas dan secara berangsur dari masyarakat dunia sampai sekarang.Hal itu memunculkan dugaan bahwa jargon-jargon yang digunakan oleh Alquran memang relevan dengan kultur masyarakat ketika Alquran itu diturunkan dan bahkan dengan tabiat manusia sebagai homo economicus.Kajian ini menggunakan pendekatan kebahasaan dipadu dengan konteks sosio-kultural (al-adab al-ijtima’i), dan content analysis terhadap referensi yang relevan, terutama kitab-kitab tafsir. Hasil kajian mengungkapkan bahwa masyarakat ketika Alquran diturunkan, yaitu kaum Quraisy, adalah masyarakat bisnis yang tentunya memiliki lingua franca sendiri. Di dalam menyampaikan maksud-maksudnya, Alquran antara lain menggunakanan jargon-jargon ekonomi seperti tijârah (perniagaan), rabiha (untung), dan khasira (rugi). Penggunaan tersebut tentunya relevan dengan konteks socio-kultural masyarakat dan mendekatkan mereka kepada pemahaman Alquran. Hal itu sekaligus mengungkap bahwa dari sudut pandang kependidikan, Alquran mempunyai metode tersendiri di dalam menyampaikan ajarannya, yang disebut dengan metode Qurani (al-uslûb al-Qur’ani).


Keywords


economic jargon; lexical choices; method of Quranic education; Arabic; business people.

Full Text:

PDF

References


Abu Husain, Yasir Mahmud Salih, “يمالسإلا داصتقالا سسأ ميركلا نآرقلا يف.” IUG Journal of Islamic Studies, vol. 27, no. 2, 2019.

Agha, Sharifah Nazneen, “The Ethics of Asylum in Early Muslim Society.” Refugee Survey Quarterly, vol. 27, no. 2, January 1, 2008, https://doi.org/10.1093/rsq/hdn031.

Amal, Taufik Adnan, Rekonstruksi Sejarah Al-Quran. Ciputat Tangerang: Pustaka Alvabet, 2013.

Anshori, Muhammad, “Tren-Tren Wacana Studi Al-Qur’an dalam Pandangan Orientalis di Barat”, vol. 4, no. 1, 2018.

Darmalaksana, Wahyudin, Cara Menulis Proposal Penelitian, Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 2020.

———, “Menulis Artikel Cepat Meskipun Tidak Suka Menulis, ” Kelas Menulis UIN Sunan Gunung Djati Bandung 1, 2020.

Gorys Keraf, Dr, Diksi Dan Gaya Bahasa. Gramedia Pustaka Utama, 2009.

Hafid, Karim, “Relevansi Kaidah Bahasa Arab Dalam Memahami Al-Qur’an,” 2016.

Halâl, Abd al-Gaffâr Hamîd, ’Ilm al-Lugah Baina al-Qadîm Wa al-Hadîs, Masir: Dar al-Qalam, 1986.

Harahap, Hakim Muda, “Epistemologi Etika Perdagangan Internasional Dalam Konsep Alquran.” AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis, vol. 3, no. 2, November 25, 2019, 221. https://doi.org/10.29240/alquds.v3i2.1148.

Hasbullah, Moeflich, “5 Indikasi Orang-orang yang ‘Menjual Ayat dengan Harga Murah’ | UIN SGD Bandung,” August 28, 2013, https://uinsgd.ac.id/5-indikasi-orang-orang-yang-menjual-ayat-dengan-harga-murah/.

Isfahani, Raghib Al-, “Al-Mufradat Fi Gharib al-Qur’an, ” Qom: Darolkotob Publication, 1961.

Jauziyyah, Ibn Al Qayyim Al-, I’lâm Al Muwaqqi’în ‘an Rabb al-Âlamîn, vol. 5. Bairut: Dar al Fikr, 1977.

Kambin, Dr Parviz, A History of the Iranian Plateau: Rise and Fall of an Empire, iUniverse, 2011.

Latifah, Chori, Muhammad Rohmadi, and Edy Suryanto, “PENGGUNAAN DIKSI DALAM KARANGAN BERITA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA” vol. 4, 2016.

Mahfudz, “Ayat-Ayat Dalam Ekonomi Islam (Versi Lengkap),” Blog Aang (blog), 2019. http://mahfudzirfan.blogspot.com/2019/03/ayat-dalam-ekonomi-islam-versi-lengkap.html.

Manzur Ibn, “Lisân Al-‘Arab,” n.d. http://www.lesanarab.com/kalima/%D9%82%D8%B1%D8%B4.

Maimun, Muhammad, Kosakata Asing Dalam Al-Qur’an. MA Disertation, Yogyakarta: Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2010.

Majid, Zamakhsyari Abdul, “Ekonomi dalam Perspektif Alquran,” AHKAM : Jurnal Ilmu Syariah, vol. 16, no. 2, December 11, 2016. https://doi.org/10.15408/ajis.v16i2.4455.

Mubaidillah, Mubaidillah, “Memahami Isti’arah Dalam Al-Quran.” Nur El-Islam, vol. 4, no. 2, 2017.

Mustakim, Muh, Arifin Syamsul, Moh Nurhakim, and Akhsanul In’Am, Spiritualisasi Pendidikan Qur’ani: Telaah Terma Tilawah, Tazkiyah, Ta’lim, Dan Hikmah Dalam Perspektif Tujuh Kitab Tafsir, Cilacap Jawa Tengah: CV. Pasifik Press, 2020.

Qurtubi, Abu Abdillah Muhammad Ibn Al-, Tafsîr Al-Qurtubi/Al-Jâmi’ Li Ahkâm al-Qur‟ An. Vol. 4. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 1967.

Rahman, Syahrul, “Pro Kontra I’jaz Adady Dalam Al-Qur’an,” Jurnal Ushuluddin, vol. 25, no. 1, June 21, 2017, https://doi.org/10.24014/jush.v25i1.2175.

Suyuthi, Imam As-, Asbabun Nuzul: Sebab-Sebab Turunnya Ayat Al-Qur’an, vol. 1. Pustaka Al-Kautsar, 2014.

Suyûṭi, Jalaluddin As-, Al-Itqân Fi Ulûm al-Qu’rân. Bairut: Dar al-Fikr, 1996.

———, Lubâb An-Nuqûl Fȋ Asbâb an-Nuzûl, Cairo: Dâr al-Fikr, 2002.

Sanni, Amidu Olalekan, “Hussein Abdul-Raof. Arabic Rhetoric. A Pragmatic Analysis. Reviewed by Amidu Olalekan Sanni.” Middle Eastern Literatures, vol. 15, no. 1, April 1, 2012, https://doi.org/10.1080/1475262X.2012.657397.

Saputri, Amelia, Mulyanto Widodo, and Sumarti Sumarti, “Diksi Dalam Poster Berbasis Elektronik Di Youtube Serta Implikasinya,” Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya), vol. 5, no. 1, Apr 2017.

Sari, Roza Permata, and Novia Juita, “ANALISIS PENGGUNAAN (DIKSI) PILIHAN KATA OLEH PEJABAT LEGISLATIF DAN TOKOH PARTAI TINGKAT PROVINSI DALAM MEDIA SOSIAL FACEBOOK,” Jurnal Bahasa dan Sastra,, vol. 7, no. 1 (July 31, 2008): 79. https://doi.org/10.14421/ajbs.2008.07105.

Syam, Nurfadhillah, Abd Haris Nasution, and Muhammad Chirzin, “Ma’Anil Quran: Haq, Hayat, Hubb, Hisab Dan Hidayah,” August 1, 2018. https://doi.org/10.5281/ZENODO.1324990.

Tanjung, Abdul Rahman Rusli, “STUDI TERHADAP KATA-KATA YANG SEMAKNA DENGAN MUSIBAH DALAM ALQURAN.” Analytica Islamica, vol. 2, no. 2, 2013..

Tarigan, Azhari Akmal, Tafsir Ayat-Ayat Ekonomi Al-Qur’an: Sebuah Eksplorasi Melalui Kata-Kata Kunci, Cita Pustaka Media, 2012.

Wâfî, ’Âli Abd al-Wâhid Al-, Fiqh Al-Lugah. Cairo: Dâr al- Nahdah Misr, 1945.

———. Ilm Al-Lugah. Mesir: Martabat Nahdad Mishr bi al-Fujalah., 1962.

Yuliawati, Susi, “PILIHAN KATA DAN KONSTRUKSI PEREMPUAN SUNDA DALAM MAJALAH MANGLÈ KAJIAN LINGUISTIK KORPUS DIAKRONIK,” Paradigma, Jurnal Kajian Budaya, vol. 7, no. 2, January 24, 2018, https://doi.org/10.17510/paradigma.v7i2.172.

Zaroni, Akhmad Nur, “BISNIS DALAM PERSPEKTIF ISLAM”, vol. 2, IV, December 2007.

Zubairin, Achmad, “UPAYA PEMBUKTIAN OTENTISITAS AL-QUR`AN. MELALUI PENDEKATAN SASTRA (TAFSIR ADABIY), ” Jurnal Asy-Syukriyyah, vol. 21, no. 1, June 9, 2020, https://doi.org/10.36769/asy.v21i1.97.




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/madania.v25i2.5751

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Indexing by :

_______________________________________________

Creative Commons License

Jurnal Madania ini diterbitkan oleh IAIN Bengkulu dan Disebarluaskan dengan perijinan dibawah Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

__________________________________________________

MADANIA: JURNAL KAJIAN KEISLAMAN
Institut Agama Islam Negeri Bengkulu
Jl. Raden Fatah, Pagar Dewa Kota Bengkulu 38211
Bengkulu, Sumatra Indonesia

 Lihat Statistik

View MyStat