Konsep Sekularisasi Menurut Nurkholis Majid (Studi Atas Pemikiran Sekularisasi Nurcholish Madjid)

Ahmad Miftachul Amin

Abstract


 Latar belakang munculnya ide Sekularisasi tidak lepas dari dunia Barat khususnya dengan kristen. Dunia Barat sebagai wilayah timbulnya ide Sekularisasi tidak lepas dari pemikiran filsafat yang kemudian mempengaruhi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang kemudian ditandai dengan munculnya revolusi industri. Sehingga hal itu mengakibatkan dampak yang cukup besar terhadap kondisi religius atau urusan agama, yakni terkikisnya nilai spiritual dan pribadi manusianya sehingga urusan agama terpisah dengan dunia. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Ide Sekularisasi Menurut Nurkholis Majid? Sementara, tujuan penelitian ini adalah, untuk mengetahui gagasan sekularisasi dari pemikiran Nurcholish Madjid. Kegunaan penelitian ini yaitu memberi sumbangsih bagi kajian pemikiran Islam khususnya Islam dan isu-isu modern seperti sekularisasi. Kedua, diharapkan dengan hasil kajian ini mampu memberikan pandangan baru dalam melihat tantangan bagi umat Islam ke depan ketika berhadapan dengan isu modernitas seperti sekularisasi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Di sini peneliti melakukan pengumpulan data, kedua melakukan analisis data, ketiga menyusun secara sistematis dalam bentuk sistematika pembahasan. Jenis penelitian ini adalahpenelitian kepustakaan (library research) dari berbagai literatur yang objek utamanya adalah buku-buku, jurnal, naskah-naskah, catatan dan tulisan dalam bentuk lain yang berkaitan dengan pemikiran Nurkholish Madjid. Secara sederhana dalam penelitian ini dilakukan beberapa tahapan, karena penelitian ini adalah telaah sistematis. Untuk memudahkan dan mendapatkan rumusan masalah pada penelitian ini maka penulis perlu memberikanpenekanan dengan sebuah metode pendekatan yakni dengan pendekatan sosio-historis. Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa konsep sekurelisasi menurut Nurcholish Madjid, dimaksudkan untuk lebih memantapkan tugas manusia di muka bumi sebagai khalifah. Fungsi sebagai khalifah membuat manusia mempunyai kebebasan dalam mengatur dan bertindak dalam rangka memperbaiki kehidupan di muka bumi, sekaligus memberikan pembenaran bahwa manusia memiliki tanggungjawab akan perbuatan yang telah dilakukannya di muka bumi di hadapan Tuhan.

 


Full Text:

PDF

References


Abdillah, Masykuri. 2011. Hubungan Agama dan Negara di Era Reformasi . Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah Press.

Berger, Peter L. 1991. Langit Suci: Agama Sebagai Realitas Sosial . Jakarta: LP3ES.

Effendi, Bahtiar . 1998. Islam dan Negara: Transformasi Pemikiran dan Politik Islam di Indonesia,(Jakarta: Paramadina.

Hassan, Muhammad Kamal. 1982. Disertasi dengan judul asli Muslim Intellectual Responses To New Order Modernization In Indonesia (Terj.) Ahmadie Thaha, Respon cendekiawan muslim Indonesia. Kuala Lumpur.

Ismail, Faisal. 2008. Sekularisasi: Membongkar Kerancuan Pemikiran Nurcholish Madjid. Yogyakarta: Nawasea Press.

Madjid, Nurcholish. 1998. Islam, Kemodernan dan Keindonesiaan. Jakarta: Paramadina.

Pardoyo. 1993. Sekularisasi dalam Polemik. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Smith, Donald Eugine. 1985. Agama ditengah Sekularisasi Politik, terj. Jakarta: Pustaka Panjimas




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/mtq.v4i2.3517

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexing by :

 

        

 

 

_______________________________________________

 


_______________________________________________

Creative Commons License
Jurnal Manthiq ini diterbitkan oleh IAIN Bengkulu dan Disebarluaskan dengan perijinan dibawah Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License..

__________________________________________________

MANTHIQ: JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM
Institut Agama Islam Negeri Bengkulu
Jl. Raden Fatah, Pagar Dewa Kota Bengkulu 38211
Bengkulu, Sumatra Indonesia

 

View My Stats