PERAN DAN GUGATAN MASYARAKAT MENURUT UNDANG-UNDANG NO. 23 TAHUN 1997 TENTANG PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP

Eka Yuliastuti

Abstract


The purpose of this study is to find out how the role of the community and community lawsuits according to Law No. 23 of 1997 concerning Environmental Management. The research method used in this study is a qualitative method. While the approach uses the normative juridical approach. The type of data used is primary data and secondary data. Data collection methods by interview and documentation. The process of community participation must be open to the public, community participation will affect the credibility and accountability of the relevant institutions. By documenting the actions of this State decision, it is expected to be able to provide satisfactory means if the public and the court will examine the considerations that have been taken when making the decision. The right of community claim can be filed through NGOs if there are similarities in facts or events and the legal basis and types of claims between group representatives and group members. As for environmental organizations, they can file a lawsuit if they meet the requirements, among others in the form of legal entities, confirm in their articles of association that the organization was established for the purpose of preservation of environmental functions, and have carried out concrete activities with a statute of at least 2 years

Keywords


Role; Lawsuit; Community; Management of the Environment

Full Text:

PDF

References


Abdurrahman, Pengantar Hukum Lingkungan Indonesia. Bandung: Alumni, 1986.

Absori, Penegakan Hukum Lingkungan dan Antisipasi dalam Era Perdagangan Bebas. Surakarta: Muhammadiyah University Press, 2000.

Amsyari, F. Prinsip-prinsip Masalah Pencemaran Lingkungan. Jakarta: Ghalia Indonesia: 1977.

Amur, Waraharja. “Analisis Teknologi Pengolahan Sampah dengan Proses Hirarki Analitik dan Metoda Valuasi Kontingensi (Studi Kasus di Jakarta Timur)” Tesis. Bogor: Program Pascasarjana Institut Pertanian Bogor, 2003.

Arief, Barda Nawawi. Masalah Penegakan Hukum dan Kebijakan Penanggulangan Kejahatan, Bandung: Citra Aditya Bakti, 2001.

Arief, Barda Nawawi. “Ruang Lingkup Penegakan Hukum Pidana dalam Konteks Politik Kriminal”, Seminar, Semarang: Universitas Diponegoro, 1990.

Astriani, Ni Made Putu desi dan Made Suksma. “Sistem perijinan Lingkungan Hidup Dalam Undang-Undang No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup”, Jurnal Kertanegara Universitas Udayana, Vol. 03, No. 01, Februari 2015.

Azwar, A. Pengantar Ilmu Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Mutiara Sumber Widya, 1995.

Chourmain I, Pengantar Ilmu Ekonomi, Jakarta: Depdikbud, 1994.

Djanius, Djamin. Pengawasaan dan Pelaksanaan Undang-undang Lingkungan Hidup, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2007.

Edorita, Widia. “Peran Serta Masyarakat terhadap lingkungan menurut UU No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup”, Jurnal Ilmu Hukum Vol. 4, No. 1, 2015.

Hamzah, Penegakan Hukum Lingkungan, Jakarta: Arikha Media Cipta, 1995.

Hardjasoemantri, Koesnadi. Hukum Tata Lingkungan, Yogyakarta: Gadjahmada University Press, Yogyakarta, 2000.

Hartiwiningsih, Hukum Lingkungan dalam Prespektif Kebijakan Hukum Pidana. Surakarta: Sebelas Maret University Press, 2008.

Kementerian Lingkungan Hidup, UU No. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, Jakarta, 2004.

Makarim, Nabil. Sambutan Dalam Seminar Pemikiran Perubahan UU No. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, Jakarta, 2003.

Marpaung, Leden. Tindak Pidana Lingkungan Hidup dan Masalah Preverensinya, Jakarta: Sinar Grafika, 1997.

Noviyanti, Dewi. “Kajian Hukum Atas Gugatan Citizen lawsuit Akibat Dampak Pertambnagn Batu Bara Terhadap Lingkungan Hidup di Kota Samarinda”, Jurnal Beraja Niti, Vol. 3, No. 3, Prodi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, 2014.

Rachmadi, Usman. Pembaharuan Hukum Lingkungan Nasional, Bandung: Citra Aditya Bakti, 2003.

Saifullah, “Kebijakan Kriminal di Bidang Konservasi Keanekaragaman Hayati”, Disertasi Program Doktor Ilmu Hukum, Pasca Sarjana UNDIP, Tahun 2003.

Salim, Emil. Agenda Bangsa, “Pembangunan Hukum Nasional VIII, Badan Pembinaan Hukum Nasional Departemen Hukum Nasional”, Makalah Seminar, Bali, 14-18 Juli 2003.

Samekto, FX. Adji. “Keterkaitan Kapitalisme Dengan Konsep Pembangunan Berkelanjutan Dan Implimentasi Konvensi Keanekaragaman Hayati Dalam Kajian Studi Hukum Kritis”, Disertasi, Program Doktor Ilmu Hukum UNDIP, 2004.

Santoso, Mas Akhmad. Good Govermence dan Hukum Lingkungan, Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup, 2001.

Sari, E. P. “Pengelolaan Sampah Pasar Sentral Kotabumi Kecamatan Kotabumi Lampung Utara”, Karya Tulis Ilmiah, Poltekkes Tajungkarang, Jurusan Kesehatan Lingkungan. Bandar Lampung, 2008.

Sarwono, S. W, Teori-Teori Psikologi Sosial, Jakarta: PT Rajawali Press, 1991.

Siahaan, N.H.T. Ekologi Pembangunan dan Hukum Tata Lingkungan, Jakarta: Erlangga, 1987.

Soemartono, R.M Gatot P. Hukum Lingkungan Indonesia, Jakarta: Sinar Garfika, 2006.

Undang-Undang No 23 Tahun 1997 Tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup

Yuliastuti, Eka. “Tinjauan Yuridis Undang-Undang No 23 tahun 1997 Tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup (Analisis Penguatan Peran Masyarakat dan Gugatan Masyarakat)”, Penelitian Dosen IAIN Metro, 2018.




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/mzn.v6i1.2200

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

Creative Commons License
Jurnal Ilmiah Mizani ini diterbitkan oleh Fakultas Syariah IAIN Bengkulu dan disebarluaskan dengan perijinan dibawah Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License..

__________________________________________________

JURNAL ILMIAH MIZANI: WACANA HUKUM, EKONOMI DAN KEAGAMAAN
Institut Agama Islam Negeri Bengkulu
Jl. Raden Fatah, Pagar Dewa Kota Bengkulu 38211
Bengkulu, Sumatra Indonesia