Kajian Hukum Islam dan Hukum Positif Tentang Nusyuz Suami

Rohmadi Rohmadi, Nenan Julir, Al Arkom Al Arkom

Abstract


Nusyuz comes from the root word an; nasyiz or an-nasyaz which means a high place or the disobedient attitude of one or a change in the attitude of the husband or wife. Nusyuz is the opposite of obeying. Namely, all negative actions in a married couple's relationship that weaken the pair bond between husband and wife, so that it becomes far from the conditions of sakinah, mawaddah, and rahmah. This study discusses how the husband's Nusysuz practice occurred in Napallicin Village, Ulu Rawas District, North Musi Rawas Regency, South Sumatra Province and how the Positive Legal Perspective and Islamic Law on the husband's Nusysuz practice that occurred in Napallicin Village, Ulu Rawas District, North Musi Rawas Regency, South Sumatra Province. . This research method is field research with a qualitative approach. Data collection techniques used are interviews and documentation. The data used are primary and secondary data. The results show that, the form and impact of leaving the wife for more than six months, not providing a living, marrying the wife's younger brother which has an impact on the psychology of the wife, children and finances and in Islamic law Nusyuz Husband is a bridge separating the wife's relationship with her husband in marriage and the way out for the wife to break away from the marriage if the husband does not carry out his obligations. While the positive law, Nusyuz husband is to give rights and make reasons to the wife to file a divorce suit to the Religious Court.

 

Nusyuz berasal dari akar kata an;nasyiz atau an-nasyaz yang berarti tempat yang tinggi atau sikap tidak patuh dari salah seorang atau perubahan sikap suami atau istri. Nusyuz adalah sebaliknya dari taat. Yaitu, segala tindakan negatif dalam relasi pasutri yang melemahkan ikatan berpasangan antara suami dan isteri, sehingga menjadi jauh dari kondisi sakinah, mawaddah, dan rahmah. Penelitian ini membahas tentang bagaimana praktik Nusysuz suami yang terjadi di Desa Napallicin Kecamatan Ulu Rawas Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan dan bagaimana Perspektif Hukum Positif dan Hukum Islam terhadap praktik Nusysuz suami yang terjadi di Desa Napallicin Kecamatan Ulu Rawas Kabupaten Musi Rawas Utara  Provinsi Sumatera Selatan. Metode penelitian ini yaitu penelitian lapangan (field research) dengan pendeketan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, bentuk  dan dampaknya yakni Meninggalkan istri lebih dari enam bulan, tidak memberi nafkah, menikahi adik kandung isteri yang berdampak pada psikologi istri, anak  dan keuangan dan dalam hukum Islam  nusyuz Suami merupakan  jembatan pemisah hubungan isteri dengan suami dalam pernikahan serta jalan keluar bagi isteri melepaskan diri dari pernikahan apabila suami tidak menjalankan kewajibannya. Sedangakan hukum positif, nusyuz Suami merupakan memberikan hak  dan menjadikan alasan kepada istri untuk mengajukan gugatan perceraian ke Pengadilan Agama.


Keywords


Nusyuz Suami, Hukum Positif, Hukum Islam.

Full Text:

PDF

References


Abdurrahman, Kompilasi Hukum Islam di Indonesia, Jakarta: Akademika Pressindo, 1995.

Abdul Qodir,Faqihudin, Qira’ah Mubadalah, Yogyakarta: IRciSoD, 2019.

Abidin, Slamet, H. Aminuddin, Fiqh Munakahat 1, Bandung: Pustaka Setia, 1999.

Al-fauzan, Saleh, Fiqih sehari-hari, Jakarta: Gema Insani Press, 2005.

Al-Shadani, Shaleh bin Gharim, Nusyuz, Konflik Suami Isteri dan Penyelesainya, Jakarta: Pustaka Al-kaustar, 1993.

Aziz Dahlan, Abdul, Ensiklopedi Hukum Islam vol-4, Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve, 1996

Hasanuddin, Perkawinan dalam perspektif Al Quran, ( Nikah,Talak, Rujuk), Jakarta Nusantara damai Press, 2011.

Hasan,Mustofa Pengantar hukum keluarga, Bandung: CV Pustaka, 2011.

Julir, Nenan, Pencatatan Perkawinan di Indonesia Perspektif Usul Fiqh , Jurnal Ilmiah Mizani 4, no.1 tahun 2017.

Martiman, Prodjohamijojo, Hukum Perkawinan Indonesia, Jakarta: Indonesia Legal Center Publising, 2007.

Miles, M.B & Huberman, A.M, Analisis Data Kualitatif, Jakarta: Indonesia University Press, 2009.

Mohd Ghazali, Norzulaili Nusyuz,Syiqaq, dan Hukum menurut Al quran, Sunnah dan Undang-Undang keluarga Islam,Cet ke. 1, Kuala Lumpur: kolej Universiti Islam Malaysia, 2007.

Mughniyah, Jawad, fiqih Lima Mazhab, Jakarta: Lentera, 2011.

Noor,Syafri Muhammad, Ketika Isteri berbuat Nusyuz, Jakarta: Rumah Fiqih Publishing, 2018.

Nurlia, Aisyah Nusyuz Suami Terhadap Isteri dalam Perspektif Hukum Islam, Pactum Law Jurnal vol 1 No. 4 Tahun 2018.

Nurudin,Amir, Hukum Perdata Islam di Indonesia, Studi kritis Perkembangan Hukum Islam dari fiqh UU N0.1/1974 Sampai KHI (Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada, 2002.

Rahman, Abdul. Fikih munakahat, Jakata: Kencana, 2008.

Salam,Nor, Konsep Nusyuz Dalam Perspektif Al- Quran (Sebua Kajian Tafsir Maudhui) , de Jure,Vol 7 No.1 tahun 2015.

Sudarsono, Hukum Perkawinan Nasional, Jakarta: PT. Rineka Cipta, 1994.

Syarifuddin,Amir, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia, Bandung: Sinar Baru Algensindo 1994.

Sudarsono, Hukum Perkawinan Nasional, Jakarta: PT. Rineka Cipta, 1994.

Sugiyono, Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D, Bandung : Alfabeta, 2013.

Thalib, Muhammad, 20 Perilaku Durhaka Suami Terhadap Istri, cet.Ke-1 Bandung: Irsyad Baitus Salam, 1997.

Tihami, Fikih Munakahat, Jakarta: Rajawali Pers, 2014.

Wahyuni, Sri, Konsep Nusyuz dan Kekerasan Terhadap Isteri Perbandingan Hukum Positif dan Fiqh, Jurnal Al-Aahwal vol.1, No 1 tahun 2008.

Yusmita, Akomodasi Budaya Lokal Dalam Legislasi Bidang Hukum Keluarga, Jurnal Ilmiah Minzani,Vol 4 No.2 tahun 2017.

Yusuf, Ali, Fiqih Keluarga, Jakarta: AMZAH, 2012.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.






Indexing by :

_______________________________________________

Creative Commons License

Jurnal Mu'asyarah ini diterbitkan oleh Fakultas Syariah, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan Disebarluaskan dengan perijinan dibawah Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

__________________________________________________

MU'ASYARAH: JURNAL KAJIAN HUKUM KELUARGA ISLAM
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Jl. Raden Fatah, Pagar Dewa Kota Bengkulu 38211
Bengkulu, Sumatra Indonesia