Kerajaan dan Komunitasnya: Sejarah dan Teori Keberadaan Komonitas Bahari di Masa Sriwijaya

Nurrohim Nurrohim

Abstract


Sriwijaya adalah satu dari beberapa kerajaan besar yang  pernah berjaya di wilayah Nusantara. Letaknya diyakini berada di pinggiran sungai Musi menguatkan beberapa teori tentang penguasaan Sriwijaya terhadap jalur perdagangan di Nusantara kala itu. Penelitian ini bertujuan untuk menggali kembali berbagai teori dan versi sejarah tentang berkembangnya komunitas bahari di wilayah kerajaan Sriwijaya. Metode yang digunakan adalah metode historis analisis objek kajian berkenaan dengan peristiwa atau objek masa lampau. Analisis komparatif juga dibutuhkan karena berkenaan dengan teori tentang keberadaan masyarakat bahari. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa kemungkinan adanya masyarakat bahari pada masa kerajaan Sriwijaya adalah sangat kuat. Hal ini didukung dengan data historis dari beberapa catatan pelawat ke wilayah Sriwijaya saat itu. Salah satu di antaranya adalah Chau Ju-Kua, seorang pegawai resmi Dinasti Song yang menuliskan dalam bukunya Chu-fan-chi tentang masyarakat Sriwijaya yang saat itu tinggal di atas rumah-rumah apung meski ia sendiri hanya mendapatkan informasi tersebut dari para pelancong yang datang ke Sriwijaya dan bertemu dengannya di Guangzhou, salah satu kota terbesar di Cina selatan.

Keywords


Sriwijaya; Masyarakat Bahari; Orang Laut

Full Text:

PDF

References


Bronson, Bennet. 1975. Palembang as Srivijaya; The Lateness of Early Cities in Southern Southeast Asia.

Chou, Cynthia. 2016. The Water World of The Orang Suku Laut in Southeast Asia. Sogang University: Journal of Trans Regional and National Studies of Southeast Asia vol.4 no.2.

Coedes, Goerge. 1975. The Indianized States of Southeast Asia translated by Susan Brown Cowing. Canberra: Australian National University Press.

Dellios Rosita. Thinking Through Srivijaya; Polycentric Networks in Traditional Southeast Asia.

Forshee, Jill. 2006. Culture and Customs of Indonesia. London: Greenwood Press.

Hamid, Abd Rahman.2018.Sejarah Maritim Indonesia.Yogyakarta: Ombak.

Holt, Claire. 2007. Culture and Politics in Indonesia. Singapura: Equinox Publishing.

Ju-Kua, Chau. 1911. Chau Ju-Kua on the Chinese and Arab Trade in The Twelfth and Thirteenth Centuries translated by Friedrich Hirth. St. Petersburg: Printing Office of The Imperial Academy of Sciences.

Kee-Long, Soo. 1998. Dissolving Hegemony or Changing Trade Pattern? Images of Srivijaya on the Chinese Sources of the Twelfth and Thirteenth Centuries. Singapura: Journal of Southeast Asia Studies Vol. 29 Issue 2.

Kusuma, Pradiptajati. 2017. The Last Sea Nomads of The Indonesian Archipelago: Genomic Origins and Dispersal. Europan Journal of Human genetics.

Manguin, Pierre-Yves. 2008. Welcome to Bhumi Sriwijaya or The Building of Provincial Identity in Contemporaray Indonesia. Singapura: ARI National University Singapore.

Marsanto P., Khidir. 2010. Orang Suku Laut dan Orang Melayu di Kepualuan Riau: Sebuah Tafsir Deskriptif-Etnografis. Depok: Jurnal Antropologi Indonesia vol. 31 no. 3.

Miksic, John. 2010.The Buddhist-Hindu Divide in Premodern Southeast Asia. Singapore: The Nalanda-Sriwijaya Centre.

Muljana, Slamet. 2006.Sriwijaya. Yogyakarta: LkiS.

Munoz, Paul Michel.2009Kerajaan-kerajaan Awal Kepulauan Indinesia dan Semenanjung Malaysia terj. Tim Media Abadi. Yogyakarta: Mitra Abadi.

O. W. Wolters. 2011.Kemaharajaan Maritim Sriwijaya & Perniagaan Dunia Abad III- Abad VII terj. Edy Sembodo. Jakarta: Komunitas Bambu.

Rahman, Abd Rahman.2018.Sejarah Maritim Indonesia.Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Reid, Anthony. 2014.Asia Tenggara Dalam Kurun Niaga 1450-1680 Jilid 1: Tanah di Bawah Angin terj. Mochtar Pabotinggi. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor.

_________. 2015. Asia Tenggara Dalam Kurun Niaga 1450-1680 Jilid 2: Jaringan Perdagangan Global terj. R. Z. Leirissa, P. Soemitro. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor.

Rochmiatun, Endang. 2016. Orang Laut, Bajak Laut dan raja Laut; Dinamika Kehidupan dan Kekuasaan dalam Naskah Kontrak Sultan-sultan Palembang Abad 18-19. Depok: Jurnal Manuskripta vol. 6 no. 1.

Sastri, K. A. Nilakanta. 1949.History of Sri Vijaya. India: University of Madras Press.

_________. South Indian Influences in The Far East. India: Hind Kitab Ltd. Tanpa tahun.

Sather, Clifford. Sea Nomads and Rainforest Hunter-Gatherers: Foraging Adaptattions in the Indo-Malaysian Archipelago.

Suhaimi, Nik Hasan. 1991. Port and Polity of The Malay Peninsula and Sumatra (5th-14th Centuries A.D.). Surabaya: International Seminar “Harbour Cities along the Silk Roads.

T. Kao, William. 1956. A Primary Chinese Record Relating to Ho-Lo-Tan and Miscellaneous Notes on Srivijaya and Fo-Che Vol. 29 No.1. Kuala Lumpur: Journal of Malayan Branch of Royal Asiatuc Society.

Tarling, Nicholas, ed. 1994.The Cambridge History of Southeast Asia Vol. I: From Early Times to c. 1800. UK: Cambridge University Press.

Taylor, Jean German. 2003. Indonesia; Peoples and Histories. Yale: Yale University Press.

Tim Nasional Penulisan Sejarah Indonesia. 2010.Sejarah Nasional Indonesia Jilid II: Zaman Kuno. Jakarta: Balai Pustaka.

Tsing, I. A Record of The Buddhist Religion as Practiced in India and The Malay Archipelago translated by Takakusu. London: Oxford University Press.

Wolters, O.W. 1990. Kejatuhan Srivijaya dalam Sejarah Melayu terj.Toh Kim Hui. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka Kementerian Pendidikan Malaysia.

__________. Landfall of The Palembang Coast in Medieval Times.

Woodward, Mark. 2011. Java, Indonesia, and Islam. London: Springer.




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/ttjksi.v4i2.1914

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Tsaqofah dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Index By:

 Google ScholarIndonesia One Search

Garuda ROAD: the Directory of Open Access scholarly Resources 

      

Creative Commons License 


Tsaqofah & Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam ini diterbitkan oleh Jurusan Adab IAIN Bengkulu dan Disebarluaskan dengan perijinan dibawah Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jl. Raden Fatah, Pagar Dewa Kota Bengkulu 38211
Bengkulu, Sumatra, Indonesia

View My Stats