BUDAYA MELAYU JAMBI DALAM PERSPEKTIF SEJARAH PADA MASA ORDE BARU

Fatonah Nurdin, Mahdi Bahar, Selfi Mahat Putri

Abstract


Abstract: Malay Culture in Historical Perspective during the New Order: Javanese Transmigrant Art and Culture In Sungai Bahar District, Muaro Jambi. This study looks at how the culture of Javanese transmigration in Sungai Bahar District in the New Order. The long history of transmigration has given color to one of the Sungai Bahar, Province of Jambi. How do the transmigration (migrants) who are mostly Javanese people can survive in a new place with a new environment in terms of geography different from their areas of origin. Early life in transmigration areas which was quite difficult made these communities have to work together. Some of their activities are done so they can feel at home and stay in the placement area. Art and culture (Art) which is a place that gets enough attention and enthusiasm is quite high. Where every activity or event in the area of Java, this can always be performed. The high interest of the community has also encouraged the Sungai Bahar transmigration community to create communities of art as a place for them to be creative and to preserve their original culture.

Keyword: art, culture, transmigration, java, sungai bahar.

 

Abstrak: Budaya Melayu Dalam Perspektif Sejarah Pada Masa Orde Baru: Seni Budaya Suku Jawa Transmigran Di Kecamatan Sungai Bahar, Muaro Jambi. Penelitian ini melihat bagaimana seni budaya transmigran Jawa di Kecamatan Sungai Bahar masa orde baru. Sejarah transmigrasi yang cukup panjang telah memberikan warna bagi daerah penempatan salah satunya daerah Sungai Bahar, Provinsi Jambi. Bagaimana  para transmigran (pendatang) yang kebanyakan adalah masyarakat Jawa bisa bertahan di tempat baru dengan lingkungan baru dari segi geografis berbeda dari daerah asal mereka. Kehidupan awal di daerah transmigran yang cukup sulit membuat masyarakat ini harus saling bekerja sama. Beberapa kegiatan mereka lakukan supaya bisa betah dan bertahan di daerah penempatan. Seni budaya (Kesenian) yang menjadi wadah yang cukup mendapat perhatian dan antusias yang cukup tinggi. Dimana setiap ada kegiatan atau acara kesenian daerah jawa ini selalu bisa tampil. Tingginya minat masyarakat juga mendorong masyarakat transmigrasi Sungai Bahar membuat paguyuban-paguyuban kesenian sebagai wadah mereka berkreasi dan tetap melestarikan kebudayaan asal mereka.

 

Kata kunci: seni,budaya, transmigrasi,jawa,sungai bahar

 


Keywords


SENI, BUDAYA, TRANSMIGRASI, JAWA, SUNGAI BAHAR, JAMBI

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Arsip

Instruksi Presiden Republik Indonesia No.1 Tahun 1986 Tentang Pengembangan Perkebunan dengan Pola Perusahaan Inti Rakyat Yang dikaitkan dengan Program Transmigrasi.

Perda No. 39 Tahun 2001 Tentang Pembentukan Kecamatan Sungai Bahar.

Buku

Ari Sukanti. “Penyediaan dan Penguasaan Tanah Transmigrasi di Proyek Sitiung

Serta Masalah-masalahnya.Laporan Penelitian. Dalam Rangka Memenuhi Kerja Jangka Pendek Seksi Penyiapan Tanah Sub.Direktorat Penyiapan Tanah Pemukiman Transmigrasi dari tanggal 8 s/d 20 Februari 1978.

Andaya, Barbara Watson. Hidup Bersaudara: Sumatera Tenggara Pada Abad XVII

dan XVIII. Yogyakarta: Ombak, 2016.

Booth, Anne, William J.O’Mallay dan Anna Weidemann. Sejarah Ekonomi Indonesia. Jakarta: LP3ES, 1988.

Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi. 2013. Selayang

Pandang Penyelenggaraan Transmigrasi di Provinsi Jambi.

Direktorat Jenderal Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Pemukiman

Transmigrasi.2015.Transmigrasi Masa Doeloe,Kini dan Harapan kedepan. Jakarta: Direktorat Jenderal Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Pemukiman Transmigrasi.

Jenks, Chris. 1993. Culture Studi Kebudayaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Lindayanti dkk. 2013. Jambi dalam Sejarah 1500-1942. Jambi: Dinas Kebudayaan

dan Pariwisata Provinsi Jambi.

Lembaga Adat Provinsi Jambi. 2001. Sejarah Adat Jambi; Pokok-Pokok Adat

Pucuk Jambi Sembilan Lurah. Jambi: Lembaga Adat Provinsi Jambi.

Lembaga Adat Provinsi Jambi. 2003. Dinamika Adat Jambi Dalam Era Global.

Jambi: Lembaga Adat Provinsi Jambi.

Parasian Simamora. 2007. Dampak Perkebunan Sawit Terhadap Masyarakat Kab.

Muara Jambi, Provinsi Jambi. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Tanjung Pinang.

Somad, Kemas Arsad. 2002. Mengenal Adat Jambi Dalam Perspektif Modern.

Jambi Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.

Sztompka, Piotr. 2004. Sosiologi Perubahan Sosial. Jakarta: Prenada Media Group.

Sumarni. 2017. Sejarah Sosial Ekonomi Masyarkat Transmigrasi Rantau Rasau

Tahun 1967-1999. Skripsi Program Studi Ilmu Sejarah FIB, Universitas Jambi.

Swasono Edi dan Masri Singarimbun.1985.Transmigrasi di Indonesia 1905-1985.

Jakarta.

Setiyorini. 2010. “Penggunaan Bahasa Jawa Di Daerah Transmigrasi Unit I Blok B Desa Mekar Sari Makmur Kecamatan Sungai Bahar Kabupaten Muaro

Jambi Provinsi Jambi (TINJAUAN SOSIOLINGUISTIK). thesis, Universitas Sebelas Maret.

Surat Kabar

Dalam www.kumparan.com. dan lampunggeh.co.id “Sejarah Transmigrasi dari Era Penjajahan Hingga Orde Baru di Lampung”. Diakses senin, 7 Oktober 2019.

Nurhadi Sucahyo, ” Transmigrasi Program yang Mengubah Wajah Indonesia dalam www.voaindonesia.com.




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/ttjksi.v4i2.2458

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Tsaqofah dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Index By:

 Google ScholarIndonesia One Search

Garuda ROAD: the Directory of Open Access scholarly Resources 

      

Creative Commons License 


Tsaqofah & Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam ini diterbitkan oleh Jurusan Adab IAIN Bengkulu dan Disebarluaskan dengan perijinan dibawah Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jl. Raden Fatah, Pagar Dewa Kota Bengkulu 38211
Bengkulu, Sumatra, Indonesia

View My Stats