Konsep Ajaran Sunan Kalijaga (Raden Syahid) Walisanga dalam Menyebarkan Agama Islam Melalui Kesenian

Teguh Fajar Budiman

Abstract


Sunan Kalijaga (Raden Syahid) seorang seniman atau budayawan sekaligus Waliyullah yang mampu menyeret masyarat kedalam ajaran Agama Islam tanpa ada kekerasn dan paksaan, melalui kultularisasi kearifan lokal setempat. Dan mampu menciptakan karya-karya seni yang lahir dari tangan seorang Sunan Kalijaga (Raden Syahid). Ada beberapa konsep yang dibuat oleh Sunan Kalijaga untuk menyebarkan Agama Islam di Indonesia Khusunya di tanah Jawa, diantaranya, yaitu: wayang kulit, tembang-tembang, gamelan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan meneliti lebih dalam dan luas tentang 1) Konsep ajaran Agama Islam Walisanga 2) Mengetahui ajaran Agama Islam Sunan Kalijaga (Raden Syahid) melalui kesenian (Studi literatur buku atlas Walisongo karangan Agus Sunyoto). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Metode kualitatif ditunjukan untuk mencari makna, pemahaman, pengertian, versheten tentang suatu fenomena, kejadian, maupun kehidupan manusia dengan terlibat langsung dan atau tidak langsung dalam setting yang di teliti, kontekstual, dan menyeluruh. Ternyata, para wali memiliki metode yang sangat bijak. Mereka memperkenalkan Islam tidak serta merta, tidak ada cara instan karena itu mereka memutuskan strategi jangka panjang. Dalam strategi dakwah yang digunakan para wali dan kemudian diterapkan di dunia pesantren, para kyai, ajengan, atau tuan guru mengajarkan agama dalam berbagai bentuk. Seperti wali-wali lain, dalam berdakwah, Sunan Kalijaga sering mengenalkan Islam kepada penduduk lewat pertunjukan wayang yang sangat digemari oleh masyrakat yang masih menganut kepercayaan Agama lama. Dengan kemampuannya yang menakjuban sebagai dalang yang ahli memainkan wayang, Sunan Kalijaga selama berdakwah di Jawa bagian barat dikenal penduduk sebagai dalang yang menggunakan berbagai nama samaran. Peranan besar Wali Songo terutama Sunan Kalijaga dalam memformasi wayang dari bentuk sederhana berupa gambar-gambar mirip manusia di atas kertas, perangkat gamelan pengiringnya, tembang-tembang dan suluknya sampai menjadi seperti bentuknya sekarang yang begitu canggih adalah sumbangan besar dalam proses pengembangan kesenian dan kebudayaan Nusantara.

Keywords


Konsep Ajaran Sunan Kalijaga, Pendidikan Agama Islam, Kesenian

Full Text:

PDF

References


Sunyoto Agus. 2018. ”Atlas Wali Songo”. Bandung : Mizan Media Utama.

Chodjim Achmad. 2013. “Sunan Kalijaga : Mistik Dan Makrifat:. Jakarta : Pt. Serambi Ilmu Semesta.

Supiyah Tutik. Skripsi:2007. “Pendidikan Islam Menurut Sunan Kali Jaga”.Surakarta : Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Inggar Saputra. Jurnal:2016. “Model Dakwah Kebudayaan Sunan Kalijaga Dalam Syiar Islam Nusantara”. Jakarta : PBNU.

Purwant Yedi. Jurnal:2010. “Seni Dalam Pandangan Al-Qur’an”. Bandung : Institut Teknologi Bandung.

Erlis Dan Erli. Jurnal, 2015. “Sunan Kali Jaga Dalam Novel Babad Walisanga, Walisanga Dan Kisah Dakwah Walisanga”. Malang :Balai Bahasa.

Saksono Widji. 1996. “Mengislamkan Tanah Jawa”. Bandung : Mizan Anggota IKAPI.

Sp Soedarso. 2006. “Trilogi Seni : Penciptaan, Eksistensi, dan Kegunaan Seni”. Yogyakarta : BP ISI.

Rizali Nanang. Jurnal:2012. “Kedudukan Seni Dalam Islam”. Surakarta : FSSR UNS.

Abdulkarim, M. Islam Nusantara. Yogyakarta: Gama Media, 2013.

Rukajat, Ajat. Pendekataan Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: Deepublish, 2018Sugiyono, Statistik Untuk Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D, Bandung, Alfabeta 2009.

Aat Syafaat; Sohari Sahrane; Muslih, Peran Pendidikan Agama Islam, (Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada, 2008).

Abdul Mujib; Jusup Mudjakkir, Ilmu Pendidikan Islam, (Jakarta: Kencana Perenada Media, 2006).




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/ttjksi.v5i2.3699

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Tsaqofah dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Index By:

 Google ScholarIndonesia One Search

Garuda ROAD: the Directory of Open Access scholarly Resources 

      

Creative Commons License 


Tsaqofah & Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam ini diterbitkan oleh Jurusan Adab IAIN Bengkulu dan Disebarluaskan dengan perijinan dibawah Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jl. Raden Fatah, Pagar Dewa Kota Bengkulu 38211
Bengkulu, Sumatra, Indonesia

View My Stats