Perekonomian Kerajaan Aceh Darussalam Era Sultan Iskandar Muda

Zumrotul Muhzinat

Abstract


Aceh merupakan pintu penyebaran agama Islam pertama kali di Nusantara. Hal ini tandai dengan berdirinya kerajaan Islam pertama seperti Kerajaan Perlak, Samudra Pasai, dan Aceh Darussalam. Selain itu juga ada beberapa tokoh ilmuan sebagai tanda majunya ilmu pengetahuan tentang Islam di Asia Tenggara. Tujuan dari tulisan ini untuk mengetahui bagaimana perekonomian kerajaan Aceh Darussalam era Sultan Iskandar Muda. Tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan historis. Sumber data diperoleh dari studi kepustakaan yang relevan. Hasil dari tulisan ini yaitu kebijakan yang dilakukan Sultan Iskandar pada masa kepemimpinannya berhasil membentuk angkatan bersenjata dengan tujuan untuk melancarkan visi dan misi kerajaan Aceh yakni membebaskan dan melindungi Aceh dari serangan penjajah yang berusaha untuk merebut kekuasaan Aceh. Sultan Iskandar Muda juga menerapkan kebijakan yang cukup ketat terhadap perekonomian dengan cara menaikan harga pasar serta membangun bandar di Aceh dengan memperketat pengawasannya terhadap orang asing. Dari adanya kebijakan tersebut membuat bangsa-bangsa asing berpikir dua kali untuk menyerang kerajaan Aceh. Pada saat puncak kejayaan Aceh dalam masa kepemimpinan Sultan Iskandar Muda kebijakan politik dan ekonominya sudah meluas hingga Semenanjung Malaka. Aceh juga termasuk kerajaan yang memiliki basis suplus komoditi perdagangan dari daerah pedesaannya, disamping memiliki sumber pendapatan lain dari kegiatan perdagangan di kota Bandar.


Keywords


Aceh, Kebijakan, Perekonomian, Sultan Iskandar Muda

Full Text:

PDF

References


Amin, Samsul Munir., 2015, Sejarah Peradaban Islam, Edisi 1, Cet. 5, Jakarta: AMZAH.

Dalimunthe, Latifa Annum., 2016, “Kajian Proses Islamisasi Di Indonesia (Studi Pustaka), Jurnal Studi Agama Dan Masyarakat, Vol. 12, No. 1.

Gazali., 2016, “Hubungan Umara Dan Ulama Dalam Membentuk Kehidupan Sosio-Religius Di Aceh Darussalam Masa Sultan Iskandar Muda”, Jurnal Penelitian Hukum Dejure, Vol. 16, No. 2.

Hadi, Abdul., 2014, “Dinamika Sistem Institusi Pendidikan Di Aceh”, Jurnal Ilmiah Peuradeun, Vol. 2, No. 3.

Hamka., 2002, Sejarah Umat Islam, Edisi Baru, Singapore: Kerjaya Printing Industries Pte Ltd.

Husna TR, Cut Asmaul., 2018, “Strategi Penguatan Pengelolaan Bersama Minyak Dan Gas Bumi Diwilayah Laut”, Jurnal Konstitusi, Vol. 15, No. 1.

Iqbal, Mauliddin., 2016, “Perkembangan Dakwah Islam Di Lhokseumawe Aceh”, Hikmah, Vol. III, No. 01.

Istiqamatunnisak., 2012, “Pengaruh Bahasa Melayu Terhadap Kesusastraan Aceh Ditinjau Dari Naskah Akhbar Al Karim”, Manuskripta, Vol. 2, No. 1.

Iswaran N Raditya, “Aceh Pernah Digdaya Di Zaman Sultan Iskandar Muda”, 27 September 2018, Alamat Website: https://tirto.id/aceh-pernah-digdaya-di-zaman-sultan-iskandar-muda-c28b. Di Akses pada tanggal 01 November 2020, Pukul 21:50 WIB.

Lombard, Denys., 2006, Kerajaan Aceh Zaman Iskandar Muda, Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

M. Shabari dan Abd. Majid., 2016, “Revitalisasi Pendidikan Aceh”, Jurnal Pencerahan, Vol. 10, No. 2.

Nurjanah, dkk., 2017, “Pemetaan Dan Penilaian Permakaman Sejarah Samura Pasai Di Kabupaten Aceh Utara”, Paramita: Historical Studies Journal, Vol. 27, No. 1.

Ni’am, Syamsun., 2017, “Hamzah Fansuri: Pelopor Tasawuf Wujudiyah Dan Pengaruhnya Hingga Kini Di Nusantara”, Epistime, Vol. 12, No. 1.

Poesponegoro, dkk., 1990, Sejarah Nasional Indonesia III, Jakarta: Balai Pustaka.

Rusdiyanto., 2018, “Ajaran Wujudiyah Menurut Nuruddin Ar- Raniri”, Jurnal Potret Pemikiran, Vol 22, No. 1.

Rokhman, M. Nur., 2013, Indonesia Pada Masa Pengaruh Islam, Yogyakarta: Fakultas Ilmu Sosial Univesitas Negeri Yogyakarta.

Susmihara., 2018, “Pendidikan Islam Masa Kerajaan Islam Di Nusantara”, Jurnal Rihlah, Vol. 06, No. 01.

Setyawati, Dewi., 2016, “Perkembangan Perkebunan Di Aceh Pada (Abad Ke XIII-XIX), Jurnal Criksetra, Vol 5, No. 9.

Syifa’ Dan Nabila Saifin Nuha Nurul Haq., 2017, “Politik Hukum Islam Era Kesultanan”, Jurnal Reflektika, Vol. 13, No. 1.

Wahyudi, Johan., 2017, “Model Diplomasi Kuno Di Nusantara: Kasus Kesultanan Aceh Dan Johor Abad XVI-XVII, Buletin Al-Turas Mimbar Sejarah, Sastra, Budaya Dan Agama, Vol. XXIII, No. 1.

Zuboidi, Hidayatullah., 2018, “Kepentingan Utsmani Menjalin Hubungan Dengan Kerajaan Aceh Darussalam”, Jurnal Peurawi, Vol. 1, No. 2.




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/ttjksi.v5i2.3719

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Tsaqofah dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Index By:

 Google ScholarIndonesia One Search

Garuda ROAD: the Directory of Open Access scholarly Resources 

      

Creative Commons License 


Tsaqofah & Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam ini diterbitkan oleh Jurusan Adab IAIN Bengkulu dan Disebarluaskan dengan perijinan dibawah Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jl. Raden Fatah, Pagar Dewa Kota Bengkulu 38211
Bengkulu, Sumatra, Indonesia

View My Stats