NILAI-NILAI BUDAYA LOKAL DALAM BUDAYA ISLAM PADA MASYARAKAT LEMBAK DI KOTA BENGKULU

Rindom Harahap

Abstract


Abstrak: Nilai-nilai Budaya Lokal dalam Budaya Islam pada Masyarakat Lembak di Kota Bengkulu. Berbicara masalah agama dalam diskursus keagamaan kontemporer bahwa agama ternyata mempunyai banyak wajah bukan lagi seperti orang dahulu memahaminya, yakni semata-mata terkait dengan persoalan-persoalan ketuhanan, kepercayaan, keimanan, kredo, namun agama juga ternyata terkait dengan persoalan-persoalan sejarah budaya yang merupakan keniscayaan manusia. Pakar-pakar sejarah, antropologi  budaya dan hukum adat yang mengidap Islamphobia senang berpendapat bahwa pengaruh Islam terhadap budaya-budaya nusantara ini hanyalah terdapat pada lapisan permukaan yang tipis dan dangkal dari entitas budaya-budaya lokal maupun nasional. Melalui klaim-klaim begitu mereka munculkan citra bahwa Islam tidak punya sumbangan berarti bagi eksistensi daerah maupun negara. Karena itu tidak layak umat Islam banyak menuntut ini itunya dari pemerintah. Untuk membuktikan sebaliknya tentu umat Islam sendirilah yang mesti menunjukkan dengan menghadirkan fakta-fakta sosio-historis kultural secara ilmiah. Budaya di Bengkulu di antaranya syarafal anam yang memiliki unsur agama di dalamnya, kemudian budaya tabot yang merupakan upacara berkabung atas gugurnya Husein bin Ali bin Abi Thalib cucu nabi Muhammad SAW.


Keywords


Kata Kunci: Budaya lokal, Tradisi Islam, Shalawat, Syarafal Anam, Tabot.

Full Text:

PDF

References


JWM Bakker, SJ, Filsafat Kebudayaan Sebuah Pengantar (Yogyakarta: Kanisius. 2005) hlm. 150, Lihat, Ali Sodiqin, dalam Antropologi Al-qur’an, hlm. 25

Chis Barker, Cultural Studies, Teori dan Praktek, trej.Tim KUNCI Cultural Studies Center ( Yogyakarta, Bentang, 2005) hlm. 48-50 Lihat, Ali Sodiqin, Antropologi Al-Qur’an Model Dialektika Wahyu dan Budaya, hlm.25

Mukti Ali,, 2007,hlm.4

Musa Asy’ari, Manusia Pembentuk Kebudayaan Dalam Al-Qur’an, Yogyakarta, LESFI. 1991, hlm. 5

Salim Bella Filli, syarafal Anam dalam Persfektif A gama dan Budaya ,STAIN Bengkulu, P3M, 2012, hlm .32

Firdaus Burhan, Bengkulu Dalam Sejarah (Jakarta, Yayasan Pengembangan Seni Budaya Nasioanal Indonesia,1988,hlm.9

Benteng Marlborough Bengkulu Sumatera Front Marlborough, hlm,4

Sallim Bella Filli, Sarafal Anam dalam persfektif Agama dan Budaya,hlm,53-54

Oktariani Karyani, Kesenian Syarafal Anam dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Pada masyarakat Lembak dalam Adat istiadat di kelurahan Dusun Besar Kecamatan singaran Pati Skripsi. Bengkulu,2013,hlm.26

Sallim bella filli, Syarafal Anam, dan pensfektif Agama dan Budaya, LPPM, 2012 hlm. 55,

Sallim Bella Fili, Syarafal Anam dan Persfektif Budaya dan Agama, LPPM, 2012 hlm, 67.

Fitriani, Skripsi, Tradisi Syarafal Anam pada masysrakat lembak kota Bengkulu. 2015




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/ttjksi.v1i2.725

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 TSAQOFAH & TARIKH

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Index By:

 Google ScholarIndonesia One Search

Garuda ROAD: the Directory of Open Access scholarly Resources 

      

Creative Commons License 


Tsaqofah & Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam ini diterbitkan oleh Jurusan Adab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan Disebarluaskan dengan perijinan dibawah Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jl. Raden Fatah, Pagar Dewa Kota Bengkulu 38211
Bengkulu, Sumatra, Indonesia

View My Stats