PERADABAN ISLAM PERIODE AL-KHULAFA’ AL-RASYIDIN

Refileli Refileli

Abstract


Abstrak: Peradaban Islam Periode Al-Khulafa’ Al-Rasyidin. Nabi Muhammad SAW wafat pada tanggal 12 Rabiulawal tahun 11 H atau tanggal 8 Juni 632 M. Sesaat setelah beliau wafat, situasi di kalangan umat Islam sempat kacau. Hal ini disebabkan Nabi Muhammad SAW tidak menunjuk calon penggantinya secara pasti. Dua kelompok yang merasa paling berhak untuk dicalonkan sebagai pengganti Nabi Muhammad SAW adalah kaum Muhajirin dan Anshar. Terdapat perbedaan pendapat antara kaum Muhajirin dan Anshar karena kaum Muhajirin mengusulkan Abu Bakar as Shiddiq, sedangkan kaum Anshar mengusulkan Sa’ad bin Ubadah sebagai pengganti nabi Muhammad SAW. Perbedaan pendapat antara dua kelompok tersebut akhirnya dapat diselesaikan secara damai setelah Umar bin Khatab mengemukakan pendapatnya. Selanjutnya, Umar menegaskan bahwa yang paling berhak memegang pimpinan sepeninggal Rasulullah adalah orang-orang Quraisy. Alasan tersebut dapat diterima oleh kedua belah pihak.

Keywords


Peradaban, Al-Khulafa’ Al-Rasyidin, Islam.

Full Text:

PDF

References


Ibrahim al-Quraibi, Tarikh Al-Khulafa’, terj. Faris Khairul Anam, (Jakarta: Qisthi Press, 2009), Hlm. 17-18.

Nurcholis Majid, Dalam Kontekstualisasi Doktrin Islam dalam Peradaban, (Jakarta: Paramadina, 1994), Hlm. 592.

Nouruzzaman Shiddiq, Tamaddun Muslim, (Jakarta: Bulan Bintang, 1986), Hlm. 117-118.

Munawir Sjadzali, Islam dan Tata Negara, (Jakarta: UI Press, 2003), Hlm. 22.

Ibid., Hlm. 25.

Ibid., Hlm. 25.

A. Syalabi, Sejarah dan Kebudayaan Islam, (Jakarta: Pustaka al-Husna, 1992), Hlm. 268.

Ibid., Hlm. 267.

Ibid., Hlm. 226.

Amin Said, Nasy’atud Daulat al-Islamiyah, (Mesir: Isa Al-Halabi), Hlm. 210-211.

Syed Mahmudunnasir, Islam Konsepsi dan Sejarahnya, (Bandung: Rosda Karya, 1991), Hlm. 163.

A. Syalabi, Sejarah dan Kebudayaan Islam, (Jakarta: Pustaka al-Husna, 1992), Hlm. 234.

Ali Mufrodi, Islam di Kawasan Kebudayaan, ( Jakarta: Logus, 1997), Hlm. 54.

Ibid., Hlm. 55.

Ibid., Hlm. 59.

A. Syalabi, Sejarah dan Kebudayaan Islam, (Jakarta: Pustaka al-Husna, 1992), Hlm. 263.

Abbas Muhammad al-Akkad, Kecemerlangan Umar ibn Khatab, (Jakarta: Bulan Bintang, 1978), Hlm. 169.

Hassan Ibrahim, Sejarah dan Kebudayaan Islam, (Yogyakarta: Kota Kembang, 1989), Hlm. 53

Ali Mufrodi, Islam di Kawasan Kebudayaan, ( Jakarta: Logus, 1997), Hlm. 61.

Syed Mahmudunnasir, Islam Konsepsi dan Sejarahnya, (Bandung: Rosda Karya, 1991), hlm. 185-186.

W. Montgomery Wtt, Pengantar Studi al-Qur’an, (Jakarta: Rajawali, 1991), Hlm. 64.

Munawir Sjadzali, Islam dan Tata Negara, (Jakarta: UI Press, 2003), Hlm. 27-28.

A. Syalabi, Sejarah dan Kebudayaan Islam, (Jakarta: Pustaka al-Husna, 1992), Hlm. 288-289.

Syed Mahmudunnasir, Islam Konsepsi dan Sejarahnya, (Bandung: Rosda Karya, 1991), hlm. 196-197.

Ali Mufrodi, Islam di Kawasan Kebudayaan, ( Jakarta: Logus, 1997), Hlm. 69.




DOI: http://dx.doi.org/10.29300/ttjksi.v1i1.860

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 TSAQOFAH & TARIKH

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Index By:

 Google ScholarIndonesia One Search

Garuda ROAD: the Directory of Open Access scholarly Resources 

      

Creative Commons License 


Tsaqofah & Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam ini diterbitkan oleh Jurusan Adab IAIN Bengkulu dan Disebarluaskan dengan perijinan dibawah Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jl. Raden Fatah, Pagar Dewa Kota Bengkulu 38211
Bengkulu, Sumatra, Indonesia

View My Stats